DPO Pembobol Rumah yang Kabur dari Dekapan Polisi Berakhir Tragis

Petugas Sat Reskrim Polres Binjai mengamankan dua tersangka pembobol rumah dan seorang penadahnya

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Anggota sindikat pencuri spesialis bongkar rumah dicokok personel Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. 

Katanya, penangkapan ketiga tersangka bermula dari laporan korbannya J. Sitohang (40) warga Jalan Cengal, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Binjai Utara.

Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan sejumlah barang elektronik.

Pasca Perampokan, Tim Inafis Polres Tanah Karo Langsung Lakukan Olah TKP Toko Roti Golden Bakery

"Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan penyidik Sat Reskrim Polres Binjai, didapatilah barang bukti seperti satu unit AC Blower warna putih, satu unit sepeda motor Suzuki Smash Bk 6841 RR dan satu buah koper merk Straric," kata Siswanto.

Selanjutnya, sambung Siswanto, ada juga koper kecil merk Polo, satu buah seprai, satu set blender dan satu unit TV merk Tobby.

Tidak hanya itu, ada juga mesin pijat kaki dan termos air.

"Dua pelaku utama dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun.

Sementara untuk penadahnya dijerat Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman empat tahun penjara," pungkas Siswanto.

Tewas Dihajar Massa
Di lokasi lain, pelaku pencurian justru tewas diamuk massa.
Adapun identitas pencuri itu yakni Edy Syahputra Marbun (22) warga Dusun XIII Monggo Kongsi Gang Sosial, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Pelaku tewas dihajar massa karena ketahuan mencuri di rumah korbannya Suryo (35) warga Lingkungan VIII, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai, Timur Kota Binjai.

Perampokan di Toko Roti Golden Bakery Kabanjahe, Pelaku Terekam CCTV Todongkan Pistol ke Karyawan

"Saat beraksi, pelaku kepergok oleh kemanakan korban bernama Wawan.

Selanjutnya, saksi Wawan teriak hingga mengundang perhatian warga," ungkap Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting.

Mendengar ada maling, warga melakukan pengepungan.

Pelaku yang terpojok kemudian minta ampun pada warga.

Sopir Rental Pensiunan Polisi Mengaku Selamat dari Perampokan karena Minta Pelaku Duduk di Depan

Namun, karena di lokasi sudah sering terjadi pencurian, aksi amuk massa pun tak terhindarkan.

Pelaku yang memiliki rajahan tatto di lengannya ini kemudian meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka.(dyk)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved