Pembunuh Ini Coba Rebut Senjata Polisi, Akhirnya Dilumpuhkan Tim Ditreskrimum Polda Sumut

Tim Resmob dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, berhasil mengamankan pelaku pembunuhan yang telah buron selama lima bulan.

TRIBUN MEDAN / ist
Pelaku pembunuhan berhasil diamankan petugas Ditreskrium Polda Sumut, Jumat (1/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Resmob dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, berhasil mengamankan pelaku pembunuhan yang telah buron selama lima bulan.

Pelaku bernama Teddy Chaniago (22) warga Jalan Rawa Cangkuk I Gang, Kecamatan Medan Denai, ini dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kakinya, karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.

Teddy merupakan pelaku pembunuhan Husnul Nasution (47) warga Jalan Rawa Denai, Kecamatan Medan Denai.

Terkait penangkapan tersebut, Dansat Brimob Polda Sumut melalui Personel Sat Brimob Polda Sumut BKO Resmob Subdit III Jahtanras Direskrimum Polda Sumut, Ipda Sumarno Tampubolon mengatakan bahwa pelaku berhasil diamankan di Jalan Padangsidimpiun - Sibolga, tepatnya di Desa Palopat Maria, Padangsidimpuan, Kamis (30/4/2020) pukul 12.30 WIB kemarin.

Sebelumnya, Tim Resmob dan Unit I Opsnal Jahtanras Polda Sumut mendapat informasi bahwa pelaku pembunuhan Teddy Chaniago terlihat di seputaran Kota Padangsidimpuan.

Setelah mendapat informasi tersebut, petugas pun bergerak ke Kota Padangsidimpuan, pada Rabu (29/4/2020) untuk mencari pelaku.

"Saat pencarian dilakukan, pelaku terlihat sedang duduk di bengkel sepeda motor yang merupakan bengkel pamannya. Lalu tim melakukan upaya penangkapan sambil menunjukkan Surat Perintah Tugas dan Surat DPO pelaku kepada pamannya. Akan tetapi pelaku berontak dan berupaya melepaskan diri," jelasnya, Jumat (1/5/2020).

Untuk melanjutkan proses hukum, pelaku pun diboyong ke Medan untuk melakukan pencarian barang bukti berupa gunting dan pakaian pelaku yang dibuangnya di pinggir sungai Denai di areal Pekuburan JalanTuba IV Perjuangan, Medan Denai.

Namun saat proses pencarian, pelaku kembali berontak dengan menendang dan mendorong petugas yang memegangnya sampai terjatuh, sambil berupaya merebut senjata polisi.

Melihat aksi nekat pelaku, personel yang tengah melakukan pengembangan atas kasus tersebut langsung melepaskan tembakan peringatan tiga kali ke udara untuk menghentikan upayanya sembari memerintahkannya untuk diam dan tiarap.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved