Ramadhan 2020
Cegah Corona, Masjid Al Istiqamah Tiadakan Tarawih, Tadarus, dan Berbuka Berssama Selama Ramadan
Tidak hanya salat tarawih dan tadarus, masjid Al Istiqamah juga tidak mengadakan salat Jumat berjamaah.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Perbedaan Ramadan yang harus dilewati di masa pandemi covid-19 sangat terasa di beberapa masjid di Kota Medan.
Meskipun beberapa masjid masih tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa, jumlah jamaah yang hadir di masjid tentu tidak lagi sama banyaknya seperti sebelum ada wabah pandemi.
Hal ini juga terlihat di Masjid Al Istiqamah yang terletak di Jalan Dr. Mansyur No.155, Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Berbeda dengan beberapa masjid lainnya yang masih mengadakan berbagai kegiatan selama Ramadan, Masjid Al Istiqamah memilih untuk meniadakan kegiatan untuk sementara selama masa pandemi covid-19.
Perwakilan Badan Kenaziran Masjid Al Istiqamah, Akmalul Ikhsan mengatakan bahwa pihak pengurus masjid mendukung penuh usaha pemerintah dalam mencegah penularan virus corona sehingga memilih untuk tidak mengadakan kegiatan di masjid selama ramadan.
Termasuk salat tarawih, tadarus, pengajian rutin, ataupun buka puasa bersama.
"Kami benar-benar menerapkan arahan untuk di rumah saja demi memutus rantai penularan wabah Covid-19 ini, jadi kegiatan di masjid untuk sementara waktu ditiadakan kecuali penerimaan zakat," ungkap Akmalul saat diwawancarai Tribun Medan, Minggu (10/5/2020).
Dalam rangka mensosialisasikan kebijakan ini, terangnya, pihak BKM menyebar flyer atau selebaran melalui grup whatsapp pengurus masjid dan menyebarkan nya kepada para jamaah.
Pada awal Ramadan juga dipasang spanduk di depan masjid yang bertuliskan bahwa masjid tidak melaksanakan salat tarawih.
"Pada saat menjelang Ramadan semua sudah kita sampaikan berikut alasannya, rasionalisasinya, supaya jamaah dan seluruh pihak BKM juga bisa menerima kebijakan yang diambil," tambahnya.
Tidak hanya salat tarawih dan tadarus, masjid Al Istiqamah juga tidak mengadakan salat Jumat berjamaah serta kegiatan yang berpotensi menimbulkan berkumpul nya banyak orang.
"Kita sebar melalui flyer di grup-grup whatsapp. Tapi enggak terlalu banyak juga yang bertanya karena melalui tanda-tanda nya saja biasanya orang sudah tahu. Misalnya terlihat tidak ramai berarti tidak ada salat Jumat, kalaupun ada yang bertanya kita sampaikan bahwa kita tidak mengadakan salat Jumat ataupun salat tarawih di Masjid," ujarnya.
• Dosen USU Kembangkan Air Berkalsium Organik, Hambat Penyebaran Virus Corona di Paru-paru
Akmalul mengatakan jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan yang ada di Masjid Al Istiqamah tidak jauh berbeda dengan masjid-masjid lainnya yakni buka puasa bersama, tarawih, tadarus dan pengajian.
"Biasanya saat tadarus kita lakukan ada tiga lingkaran, ada lingkaran yang khusus ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak. Juga di pagi hari usai salat subuh biasanya selalu ada juga yang tadarus," katanya.
Karena dampak pandemi covid-19 ini, Akmalul memastikan Masjid Al Istiqamah juga tidak akan menggelar salat ied bersama di masjid saat lebaran nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cegah-corona-masjid.jpg)