Begini Penjelasan BPBD Soal Angin Puting Beliung yang Sering Terjadi di Deliserdang
Konstruksi rumah hendaknya sesuai dengan teknis bangunan. Bukan asal pasang batu dan kayu tanpa memakai jangkar atau kuda-kuda.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan unit rumah di Kabupaten Deliserdang rusak parah akibat diterpa angin puting beliung Senin, (11/5/2020).
Selain di Deliserdang, dilaporkan terjadi juga di Kabupaten Serdang Bedagai.
Dilaporkan ada enam kecamatan di dua Kabupaten ini yang terkena angin puting beliung.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang, Darwin Surbakti mengatakan peristiwa angin puting beliung adalah merupakan fenomena alam.
Menurutnya selain di Deliserdang peristiwa itu juga terjadi di Kabupaten lain.
" \Kalau di sini belum ada kajian tentang itu. Pernah juga di daerah lain bukan di Deliserdang saja. Faktornya faktor alamnya sebenarnya. Ini menyangkut admosfernya itu. Pergerakan tekanan udara dan awan diadmosfir buminya itu. Sumbernya itu tidak ada kesalahan manusia. Murni faktor alam ini,"kata Darwin Surbakti, Selasa, (12/5/2020).
Meski demikian, sambung Darwin untuk mengurangi dampak itu ada hal yang bisa dilakukan.
Contohnya belajar dari perkebunan Hindia Belanda dulu waktu mereka menggalakkan tanaman tembakau di Deliserdang pada umumnya di sekeliling kebun ditanam mahoni.
• Selain Deliserdang, Ratusan Unit Rumah Juga Rusak Akibat Puting Beliung di Kabupaten Serdang Bedagai
Dikatakannya, sampai sekarang ada bekasnya bahwa ditanami mahoni disekeliling perkebunan.
"Walaupun kena tapi dia berfungsi untuk pemecah angin. Sehingga daun tembakau itu aman. Untuk rumah sebaiknya memang di sekeliling kampung itu dengan batas aman harus ada penghijauan di kampung itu,"kata Darwin.
Selain itu konstruksi rumah hendaknya sesuai dengan teknis bangunan. Bukan asal pasang batu dan kayu tanpa memakai jangkar atau kuda-kuda.
"Bukan asal susun batu dan timpa semen kalau ada angin ya mudah terangkat. Pak Bupati pun sudah instruksikan ke kita supaya buat edaran ke masyarakat agar konstruksi bangunan tahan angin dibuat. Sudah pernah kita buat edarannya. Jadi bukan asal lengket dan murah meriah,"kata Darwin. (dra/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/puting-beliung-deliserdang.jpg)