Deli Serdang Terkini
Nelayan Percut Sei Tuan Ngeluh Sudah Seminggu Susah Dapatkan Solar dan Tak Bisa Melaut
Para nelayan yang berada di wilayah Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang mengeluh karena tidak bisa mendapatkan BBM jenis solar.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Para nelayan yang berada di wilayah Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang mengeluh karena tidak bisa mendapatkan BBM jenis solar.
Hal ini sudah mereka alami sejak satu minggu terakhir. Karena sulit mendapatkan solar aktivitas melaut pun terpaksa dihentikan.
Informasi yang dihimpun para nelayan yang ada di wilayah Percut Seituan selama ini membeli solar hanya dari SPBU 142031132 Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan.
Mereka membeli di sana lantaran di daerah mereka belum ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) seperti di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Di SPBU Desa Cinta Rakyat ini nelayan bisa membeli lantaran ada rekomendasi dari Dinas Perikanan dan dilayani dengan masyarakat lainnya.
"Sudah seminggu kami nggak melaut karena kesulitan dapatkan solar. Kalau kami tanya sama SPBU alasannya kuotanya sudah habis (untuk penjualan solar). Kami susah kalau seperti ini karena kalau beli solar di tempat lain mana bisa kami," ujar M Basaruddin salah satu nelayan asal Desa Percut, Selasa (26/5/2026).
Basaruddin dan nelayan lainnya berharap masalah yang saat ini mereka hadapi bisa dicarikan solusinya oleh Pemerintah.
Besar harapan mereka agar mereka juga bisa dilayani di SPBU lain sementara waktu. Mereka heran mengapa kuota bisa begitu cepat habis sehingga merugikan sekali buat mereka.
"Ada juga beberapa nelayan yang masih melaut kawan kami cuma dapat solarnya ntah dari mana-mana. Di tempat kami memang mau ada SPBN cuma masih mau pembangunan belum tau kapan beroperasi," kata Basaruddin.
Anggota Komisi I DPRD Deli Serdang, Rakhmadsyah menyebut dirinya juga sudah mendengar keluhah para nelayan ini. Ia mengatakan kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Solar adalah kebutuhan utama para nelayan karena jika tidak ada maka tidak akan bisa juga mereka melaut.
"Saya sudah tanya juga sama orang SPBU di Cinta Rakyat itu dan dibilang pihak SPBU sudah tebus 40 ribu liter untuk bulan ini. Tapi jawaban pertamina katanya kuota mereka sudah habis," bilang Rakhmadsyah politisi PKB.
Anggota DPRD dari Dapil Deli Serdang 6 ini meminta agar Pertamina secepatnya mendistribusikan solar buat nelayan.
Jika tidak dirinya siap memimpin aksi unjukrasa damai bersama nelayan ke Pertamina. Disebut kondisi yang saat ini terjadi sudah membuat masyarakat nelayan begitu resah.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| 28 CPNS Kejaksaan di Deli Serdang Batal Dilantik karena Papan Bunga yang Berisi Sindiran Pelakor |
|
|---|
| Razia di Tempat Hiburan Malam, Polresta Deli Serdang Temukan Pil Ekstasi dan 4 Orang Diamankan |
|
|---|
| Pegawai Kejaksaan Dituding Pelakor lewat Papan Bunga di Acara Pelantikan PNS Deli Serdang |
|
|---|
| 7 Rumah di Patumbak Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 300 Juta |
|
|---|
| Sidang Ustaz Roni Paslani Ditunda Lagi, JPU Kejari Deli Serdang Menghilang Tanpa Kabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-nelayan-asal-Percut-Seituan-Kabupaten-Deli-Serdang-menunggu-di-SPBU1.jpg)