Tidak Dapat Mudik, GTPP Covid19 dan Unimed Beri Bantuan 493 Sembako Pada Mahasiswa Daerah

Mahasiswa Unimed menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 dan pihak Unimed.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
DOKUMENTASI kegiatan pemberian bantuan ssembako oleh GTPP Covid-19 kepada mahasiswa Unimed di Lapangan Basket Unimed, Kamis (14/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Wabah Covid-19 membuat akses transportasi ke luar kota harus dibatasi untuk menghindari penyebaran lebih luas ke berbagai daerah.

Imbas dari penerapan ini, banyak mahasiswa yang harus terpaksa bertahan di kos lantaran tidak dapat pulang ke kampung halaman.

Melihat hal tersebut, Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sumut bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan mengadakan pembagian sembako kepada 493 mahasiswa di pelataran lapangan basket Universitas Negeri Medan, Kamis (14/5/2020).

Dalam kata sambutannya, Tohir selaku perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan semangat kepada mahasiswa yang tidak dapat pulang ke kampung halaman.

"Adik-adik yang tidak dapat pulang kampung mohon bersabar dan tabah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan mampu meringankan beban selama di kos," ungkap Tohir.

Dalam hal ini, Tohir juga tetap terus mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan secara rutin.

Mahasiswa Unimed menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 dan pihak Unimed.

Hal ini diungkapkan oleh Heri Setiawan, mahasiswa yang tidak dapat pulang ke Labuhanbatu Selatan lantaran akses transportasi publik yang ditutup sementara.

"Alhamdulillah, hari ini mendapatkan bantuan dari pihak universitas yaitu berupa sembako guna membantu mahasiswa yang tidak dapat pulang kampung akibat dari pandemi Corona Virus. Karena ada larangan untuk mudik dan terjebak di Medan sehingga banyak kesulitan mulai dari ekonomi," ungkap Heri.

Masyarakat Mulai Beraktivitas Saat Situasi Darurat Covid19, Ini Permintaan Gubernur Edy ke Wartawan

Rasa syukur juga turut disampaikan oleh Yesenia Helmina Jasmine. Mahasiswa Unimed asal Rantau Prapat ini mengungkapkan bahwa adanya bantuan ini turut meringankan beban selama pandemi Covid-19 ini.

"Perasaan saya senang ya karena kan kita ngekos di Medan, jadi kalau dapat bantuan seperti ini merasa terbantu. Karena kebutuhan pokok kita juga akan banyak kalau kita ada di perantauan," ujarnya.

Yesenia juga mengungkapkan, berada di daerah zona merah saat ini menyebabkan ia tidak dapat mudik ke kampung halaman.

"Kalau balik ke kampung juga kita bakalan gak dikasih pulang. Takut juga kan kita bawa virus corona ini. Lagian ini lagi masa lockdown juga jadi tidak bisa asal pulang ke daerah. Berharapnya wabah ini cepat berlalu, apalagi dengan kuliah online ini kan kita pasti banyak kebutuhan juga," ujar Yesenia.

Kepala Humas Unimed, Muhammad Surip turut memberikan apresiasi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Senat Mahasiswa Unimed.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Senat Mahasiswa dan Gugus Tugas Percepatan Covid-19 atas kegiatan pembagian sembako kepada seluruh mahasiswa Unimed yang telah hadir dan birokrasi Unimed yang telah memfasilitasi kegiatan pembagian sembako sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar," ujar Surip.

Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Sumut Bagikan 143 Paket Sembako ke Mahasiswa Asrama Unimed-USU

Ketua Senat Mahasiswa Unimed, Ahmad Fahmi Bintang yang juga diamanahkan sebagai koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BEM Se- Sumatra Utara menuturkan bahwa bantuan donasi ini diberikan setelah dilakukan survei dari perwakilan tiap fakultas.

"Kemarin kami sudah mendata dari tiap-tiap perwakilan dari Senat Mahasiswa Fakultas dan kami berikan data kepada Gugus Tugas. Alhamdulillah hari ini telah disalurkan bantuannya ke mahasiswa yang sangat membutuhkan," ujar Fahmi.

Dalam hal ini, Fahmi menjelaskan kriteria penerima bantuan merupakan mahasiswa yang berasal dari daerah dari luar kota Medan yang masih menetap di Medan.

Tutupnya, Fahmi berharap agar pandemi yang saat ini melanda dapat segera berakhir dan pemerintah dapat lebih galakkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kita berharap agar pandemi Covid-19 ini cepat berakhir dan cepat terselesaikan karena dampaknya sangat luar biasa dari segala aspek. Kita berharap kepada pemerintah untuk digalakkan lagi bantuan itu sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan," pungkas Fahmi.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved