Bayi Hanyut Sempat Dikira Boneka, Warga Curiga Setelah Lihat Sendal Jepit Ikut Mengambang

Bayi berusia empat tahun ditemukan mengambang di saluran irigasi pada Minggu (17/5/2020) malam

TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM
SEORANG warga Dusun I, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat menunjukkan lokasi penumuan jasad bayi laki-laki pada Sabtu (16/5/2020). 

SIMALUNGUN,TRIBUN-Azura Fahri, bayi berusia empat tahun ditemukan tewas mengambang di saluran irigasi Pagar Jawa-Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa, Minggu (17/5/2020) malam.

Menurut Kapolsek Tanah Jawa, AKP Syamsul Baharuddin, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Titin Handayani, warga yang tengah mencuci pisang di lokasi kejadian.

Saat itu, Titin mengira jenazah Azura adalah boneka.

4 Keinginan Siswi SMP Bunuh Balita, Berharap Melahirkan dan Rawat Bayi Hasil Dirudapaksa Pamannya

"Awalnya saksi tidak menduga bahwa benda yang mengambang di saluran irigasi jenazah korban.

Setelah jenazah korban mengalir jauh, saksi kembali melihat sendal jepit warna kuning ikut mengambang," kata Syamsul, Senin (18/5/2020).

Curiga, saksi kemudian buru-buru pulang ke rumahnya.

Ia menceritakan masalah ini pada suami dan tetangganya.

Kronologi SM (27) Janda Muda Malu Punya Anak, Nekat Buang Bayi Baru Lahir ke Sungai, Nasibnya Kini

Mendengar cerita Titin, warga beramai-ramai mendatangi irigasi.

Mereka menyisir lokasi menggunakan cahaya seadanya.

"Sekitar pukul 20.41 WIB, jenazah bayi perempuan itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved