Pintu Masuk Harta Karun Nazi, Tertimbun 60 Meter di Bawah Istana Ini, Terungkap Lewat Buku Harian

11 situs tempat Nazi menyembunyikan emas yang dijarah, permata, lukisan tak ternilai, dan benda-benda keagamaan. Diperkirakan bernilai miliaran dolar

Sławomir Milejski via Live Science
Istana abad ke-16 di Polandia barat daya 

Terkait buku harian tersebut, para ahli menentukan itu ditulis pada saat Perang Dunia II.

Sayangnya, keaslian jurnal belum dikonfirmasi oleh kementerian Kebudayaan dan warisan Nasional Polandia, kata perwakilan kementerian, Magdalena Tomaszewska kepada TFN.

Nenek Kamtin Berusia 105 Tahun Sembuh dari Covid-19, Begini Rahasianya

Sementara itu, istana Istana Hochberg berdiri di Silesia Bawah, sebuah wilayah di Polandia yang mendapat ketenaran selama dan setelah Perang Dunia II sebagai lokasi di mana Nazi menyembunyikan barang-barang yang dicuri dari orang-orang kaya Yahudi.

Termasuk karya seni yang dijarah dari museim dan galeri.

Silesia Bawah dipenuhi dengan gua, tambang, dan terowongan, serta istana dengan ruang bawah tanah yang sangat luas yang menawarkan banyak tempat persembunyian bagi Nazi, bahkan untuk karya seni yang sangat besar, menurut kementerian.

Setelah perang, Unit Intelijen Penjarahan Seni (ALIU) pemerintah AS menghubungkan seorang direktur Museum Silesia bernama Günther Grundmann dengan karya seni curian di Silesia Bawah.

MBI Kota Medan Terima Kunjungan Silaturahmi Penyelenggara Bimas Buddha Kota Medan

Grundmann membuat daftar 80 situs di Silesia Bawah, salah satunya adalah Istana Hochberg, di mana ia menyembunyikan benda-benda berharga dan kekayaan, tetapi banyak yang dianggap telah dijarah oleh tentara Rusia yang menyerang, menurut Departemen Luar Negeri Polandia.

Nazi menjarah sekitar 5 juta karya seni Eropa dari Yahudi, museum dan koleksi pribadi.

Sebuah tim yang terdiri dari 350 perwira Sekutu dan para ahli yang dikenal sebagai 'Monumen Pria', sebuah unit investigasi ALIU, ditugaskan untuk melacaknya setelah akhir perang, ABC News melaporkan pada 2013.

Di satu situs saja, sebuah kompleks tambang garam di Altaussee, Austria, ada ribuan lukisan, ilustrasi, buku langka, patung, dan permadani curian.

Diam-diam Operasi Plastik karena Wajahnya Jelek, Perubahan Remaja Ini Ternyata Ditolak Ibunya

Kemudian, tembolok bahan peledak di kompleks tambang itu seharusnya diledakkan jika Jerman kalah, tetapi bahan peledak itu tidak pernah diledakkan, ABC News melaporkan.

Sekitar 63.000 karya seni dan artefak budaya yang dicuri dari orang-orang Yahudi Polandia oleh Nazi masih hilang, dan pemerintah Polandia secara aktif bekerja untuk mengamankan kepulangan mereka, The New York Times melaporkan pada Januari.

Namun, para pejabat di Polandia sendiri telah dikritik karena gagal mengembalikan lukisan dalam koleksi museum nasional yang dicuri oleh Nazi dari kolektor Yahudi di Belanda, menurut Times.

Adapun dugaan penimbunan emas di bawah Istana Hochberg, pemilik berencana untuk memperbarui dan mengembalikan bangunan yang telah mengalami kerusakan. Pekerjaan konservasi yang akan datang akan mencakup pencarian sumur yang lama terkubur, TFN melaporkan.

(*)

Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul : Terletak 60 Meter di Bawah Tanah, Harta Karun Nazi Senilai Triliunan Rupiah Terungkap Lewat Sebuah Buku Harian, Istana Tua Ini Jadi Kuncinya

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved