Bandara SIlangit Mulai Beroperasi Kembali, Catat Jadwal Penerbangannya

Bandara SIlangit di Tapanuli Utara kembali beroperasi. Masyarakat yang ingin melakukan keberangkatan diminta datang lebih awal

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
Sejumlah pengunjung tiba di Bandara Silangit 

SIBORONG-BORONG,TRIBUN-Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan Bandar Udara Internasional Raja Sisingamangaraja XII di Silangit akan kembali beroperasi.

Rencana awal, ada dua penerbangan yang akan melayani masyarakat dari luar dan atau menuju Danau Toba.

"Sampai sekarang (rencana beroperasinya bandara) belum ada perubahan.

Secara resmi akan beroperasi Rabu (10/6)," kata Nikson, Selasa (9/6/2020).

Pengawasan di Bandara Silangit Diperketat, Bupati Taput Minta Warga Tunda Kepergian Keluar Negeri

Sesuai rencana awal, adapun maskapai yang melayani penerbangan yakni Citilink dan Batik Air.

Untuk Citilink, pesawat dengan nomor penerbangan QG 880/881 rute Jakarta (CGK)-Silangit (DTB) landing pada pukul 08.20 WIB dan take off pukul 09.10 WIB.

Untuk Batik Air dengan nomor penerbangan 6832/6833 rute Jakarta (CGK)-Silangit (DTB), landing pukul 11.40 WIB dan take off pukul 12.10 WIB.

Antisipasi Virus Corona, Imigrasi Siantar Perketat Kedatangan Penumpang di Bandara Silangit

Karena bandara akan kembali beroperasi, Nikson meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah disampaikan pemerintah.

Setiap penumpang harus mengenakan masker dan menerapkan social distancing selama berada di bandara.

Sementara itu, Executive General Manajer (EGM) Bandara Raja Sisingamangarajab XII Silangit, Muhammad Iwan Sutisna mengatakan maskapai Batik Air membatalkan rencana penerbangan.

Jadi, kata dia, yang melayani penerbangan hanyalah Citilink saja.

Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Bandara Silangit dan Kembali ke Kualanamu karena Kabut Asap

"Jadinya hanya satu flight saja. Batik Air memilih mundur karena belum siap lantaran jumlah penumpang masih minim," kata Iwan.'

Ia mengatakan, karena saat ini pandemi Covid-19 belum benar-benar usai, maka setiap penumpang diminta membawa surat keterangan perjalanan dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dari pemerintah daerah.

Khusus pendatang dari DKI Jakarta, lanjut Iwan, harus memiliki SIKM sesuai Pergub DKI Nomor 47 Tahun 2020.

GrabCar Airport Beroperasi di Bandara Kualanamu dan Bandara Silangit

"Kemudian, para penumpang harus lolos hasil tes RT-PCR atau rapid test yang berlaku tiga hari," terang Iwan. '

Selanjutnya, sebisa mungkin hasil swab tes PCR itu berlaku untuk tujuh hari.

Dan penumpang mesti membawa identitas lengkap seperti KTP, dan wajib mengisi dokumen e-HAC untuk pengecekan.

Tinggal di Belakang Bandara Silangit, Warga Gelap-gelapan Dusunnya Belum Dialiri Listrik

Bila kesulitan mengisi dokumen e-HAC, calon penumpang dapat mendatangi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara.

"Semua persyaratan harus diurus sebelum beli tiket dan harus sudah mendapat izin SIKM.

Kemudian, calon penumpang diminta datang tiga atau empat jam sebelum melakukan cek in terakhir," katanya.(jun)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved