Update Covid19 Sumut 17 Juni 2020

Di Medan Angka Pasien Positif Covid-19 Sudah Tembus 643 Orang, Korban Meninggal 41 Orang

Update data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan dan GTPP Covid-19 Pemko Medan, memperlihatkan masih terjadi tren peningkatan kasus baru Corona.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/MAURITS
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan. 

"Jadi sekarang itu bukan kerja pemerintah saja, kerja semua. Seluruh organisasi dan lapisan masyarakat. Artinya kunci utama itu masyarakat. Masyarakat juga harus waspada dan bukan menjadi paranoid," katanya.

BREAKING NEWS: Anak Bunuh Ibu di Tanjungmorawa Bikin Gempar Warga

Zuraida Hanum Tersenyum Lalu Menangis, Minta Dihukum Ringan karena Terdakwa Punya Anak Kecil

Data Corona Provinsi Sumut

Sementara itu, kasus baru positif Covid-19 di Sumatera Utara bertambah 13 orang dalam kurun 24 jam terakhir.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan, hingga Rabu (17/6/2020) pukul 16.00 WIB, total sebanyak 970 pasien positif virus corona di Sumut.

"Update data COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 11 Juni 2020, penderita positif metode PCR kembali melonjak bertambah 13 kasus baru. Dengan total 970 orang," tuturnya saat dikonfirmasi Tribun.

Sementara, pasien aktif Covid-19 yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit berjumlah 677 orang.

Whiko menjelaskan penambahan juga terjadi pada pasien sembuh yaitu sebanyak 5 orang.

Sementara pasien positif yang meninggal dunia tetap di sebanyak 67 orang.

"Pasien meninggal dunia bertambah 2 orang menjadi total 67 orang. Sementara pasien sembuh sebanyak 226 orang," terangnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak 17 pasien

"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 160 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 892 orang," ungkap Whiko.

Ia menegaskan bahwa penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.

"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," beber Whiko

Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," ujarnya.

Bertambah 1.031 Se-Indonesia

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved