Breaking News:

Fraksi Gerindra Nilai Pemko Medan Gagal Kelola Keuangan Daerah, Ini Alasannya

Fraksi Gerindra memandang masih banyak capaian hasil kinerja yang belum maksimal dilaksanakan oleh pemerintah kota Medan.

TRI BUN MEDAN/GITA
RAPAT paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Medan terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda tentang laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2019, Senin (22/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan sangat menyayangkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 Pemko Medan.

Sebab dalam laporan tersebut masih banyak capaian kinerja yang belum maksimal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan, Diko Edi Eka Suranta Meliala, saat membacakan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Medan, terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda tentang laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2019, Senin (22/6/2020).

"Terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, yang telah disampaikan saudara Plt Wali Kota dalam sidang paripurna DPRD kota Medan. Fraksi Gerindra memandang sangat disayangkan, masih banyak capaian hasil kinerja yang belum maksimal dilaksanakan oleh Pemerintah kota Medan, karena capaian target tersebut hanya 80,27 persen," katanya.

Edi mengatakan, dalam nota pengantar yang disampaikan oleh Plt Wali Kota Medan, bahwa laporan realisasi APBD Tahun Anggaran 2019 terkait pendapatan secara akumulatif, yakni realisasi pendapatan mencapai Rp 5,5 triliun lebih, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp. 1,82 triliun lebih dan pendapatan transfer sebesar Rp 3,40 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 287,22 miliar lebih.

RAZIA Penggunaan Masker di Binjai, Masih Banyak Warga Melanggar Perwa

Sedangkan realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2019 ini mencapai 88,20 persen dari target yang ditetapkan.

Jika dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2018 sebesar 81,19 persen, maka ada sedikit penurunan dari tahun sebelumnya sehingga masih jauh dari capaian yang ditargetkan.

"Untuk belanja, realisasi belanja tahun anggaran 2019 tercatat mencapai Rp 5,5 triliun lebih, yang terdiri dari belanja operasional sebesar Rp 4,06 triliun lebih dan belanja modal sebesar Rp992,66 miliar lebih dan belanja tak terduga sebesar Rp. 599,21 juta lebih," katanya.

Selain itu, katanya untuk realisasi belanja tahun anggaran 2019 mencapai 80,27 persen dari target anggaran yang ditetapkan.

Rumah Tangga Kalina Ocktaranny dan Insank Nasruddin Kandas Baru 3 Bulan Nikah, Ini Kata Pengacara

Sedangkan, transfer bantuan keuangan secara akumulatif, realisasinya untuk ta 2019 mencapai Rp 1,3 miliar lebih. Kemudian pembiayaan secara akumulatif realisasi pembiayaan yang meliputi penerimaan pembiayaan dengan catatan realisasi sebesar Rp 68,60 miliar lebih, dan pengeluaran pembiayaan dengan catatan realisasi sebesar Rp 20 milar.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved