Menteri BUMN Erick Thohir: Saya Percaya pada Dirut Inalum yang Sekarang

MKD akan berkirim surat kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

Editor: AbdiTumanggor
Instagram/Sandiaga Uno
Erick Thohir (kiri) Najwa Shihab, dan Sandiaga Uno 

“Saya percaya pada Dirut Inalum yang sekarang, apalagi sudah punya Freeport dan Vale,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD akan berkirim surat kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

Surat tersebut dikirim menyusul adanya insiden ketegangan antara anggota Komisi VII DPR, Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum, Orias Petrus Moedak.

Seperti diketahui keduanya terlibat perdebatan sengit saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan Holding BUMN tambang pada Selasa (30/6/2020) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Wakil Ketua MKD, Habiburokhman, mengatakan dalam surat tersebut pihaknya akan menyampaikan terkait sikap Orias Petrus Moedak yang dianggap tak beretika saat rapat dengan anggota dewan.

“MKD melihat Direktur PT Inalum ini tidak beretika dalam RDP Komisi VII dengan BUMN Pertambangan,” kata Habiburokhman di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Habiburokhman menyampaikan sikap Orias Petrus Moedak saat RDP dengan DPR menjadi sorotan pihaknya. Karena itu, MKD memutuskan untuk mengirimkan surat ke Menteri BUMN.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, tetap mempercayakan Orias Petrus Moedak sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum yang juga dikenal MIND ID.

Erick mengaku tetap optimistis Orias Petrus Moedak bisa memperkuat bisnis perusahaan pertambanganmilik negara meski telah diusir oleh anggota DPR saat rapat. 

Tak hanya itu, bahkan anggota DPR meminta agar Orias Petrus Moedak diganti sebagai Direktur Utama PT Inalum atau MIND ID.

Erick Thohir malah menantang Orias untuk tidak berpuas diri setelah mengakuisisi PT Freeport Indonesia dan PT Vale Indonesia Tbk. 

“Pak Orias yang lagi populer di berita itu, Saya bilang ke Pak Orias, kita ambil Freeport bukan hanya merah putih, tapi kita punya 51 persen saham,” ujar Erick Thohir pada Kamis (2/7/2020).

Menurutnya, setelah mendapatkan Freeport, ada tiga hal yang bisa dilakukan sebagai strategi utama.

Pertama, MIND ID atau Holding BUMN Tambang harus melakukan benchmarking terhadap Freeport. Dari meliputi struktur biaya hingga sumber daya manusia.

Kedua, melakukan benchmarking dari sisi teknologi. 

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved