Setelah Punya Apache, TNI Bakal Punya Pesawat V-22 Osprey, Nilai Kontraknya Rp 28.8 Triliun
MV-22 Block C Osprey akan melengkapi koleksi senjata TNI AD melalui Puspenerbad yang sebelumnya sudah mengoperasikan helikopter serang Apache.
Pabrikan Bell Helicopter dan Boeing helicopter mendapatkan kontrak pembuatan V-22 Osprey pada tahun 1983.
Pabrikan helikopter Bell dan Boeing akhirnya memproduksi pesawat ini bersama-sama.
Hingga berita ini dipublikasikan belum ada pernyataan resmi dari Kemenhan maupun TNI.
Sebelumnya foto-foto pesawat V-22 Osprey dengan camo khas Puspenerbad TNI AD sudah beredar di dunia maya.
Render V-22 bercamo Puspenerbad sendiri ditemukan di bellflight.com, situs milik produsen helikopter Bell.
Entah siapa yang pertama kali membagikannya di forum-forum militer Indonesia, kontan saja perdebatan mengenai benarkah TNI akan membeli pesawat tersebut cukup sengit.
Ada juga mendukung, dan tentu saja ada pula yang menyangsikan kabar tersebut. (the drive/goodnewsfromindonesia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pesawat-v-22-osprey.jpg)