Tes Urine Warga Binaan dan Pegawai, Kepala Rutan: Tak Ada yang Positif

Dalam tes inii, terdapat 102 pegawai dan 100 orang perwakilan warga binaan rutan Labuhan Deli yang mengikutinya.

TRIBUN MEDAN/ALIF
PEGAWAI dan napi Rutan Labuhandeli bersama-sama melakukan tes urine. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I A Labuhandeli kembali melakukan tes urine terhadap warga binaan dan seluruh pegawai.

Dalam tes inii, terdapat 102 pegawai dan 100 orang perwakilan warga binaan yang mengikutinya.

Dikatakan Nimrot Sihotang, selaku Kepala Rutan Klas I Labuhandeli dilakukannya tes urine ini karena mengikuti perintah Kanwil Kemenkumham Sumut, dimana harus ada laporan setiap tiga bulan sekali, untuk tes urine tersebut.

"Ini merupakan arahan dari Bapak Kakanwil, di mana dalam surat perintahnya harus ada laporan tes urine setiap tiga bulan sekali," ujar Haposan, Sabtu(11/7/2020).

Setahun Berlalu, Kejari Siantar Koneksikan Penahanan Kadiskominfo Siantar ke Rutan

Dikatakannya, dari seluruh karyawan dan warga binaan, belum ada ditemukan yang positif dan disaksikan oleh langsung oleh pihak kepolisian.

Khusus untuk warga binaan yang diperiksa, hanyalah yang berkontak langsung dengan dunia luar, seperti yang dipekerjakan di car wash milik Rutan Labuhandeli.

"Untuk warga binaan kita, khusus yang berkontak langsung dengan orang banyak, seperti yang kita pekerjakan. Karena mereka ini sangat rentan terpapar narkoba," ujarnya.

Kemudian selain tiga bulan sekali, Ia akan membuat tes mendadak agar wilayah Rutan Labuhandeli terbebas dari peredaran narkotika.

"Sesekali kita akan buat tes mendadak, biar anak-anak ini tidak ada yang terpapar dan tidak menyalahgunakan narkotika," katanya.

Rutan Labuhandeli Lakukan Rapid Test 18 Napi Baru dan Tahanan Pengadilan

Ditambahkanny, kepada keluarga untuk tidak memanjakan warga binaan dengan menitipkan uang terlalu banyak, karena dapat disalahgunakan.

"Harapan saya, kepada keluarga wbp jangan terlalu memanjakan keluarganya yang berada didalam, takutnya nanti bisa disalahgunakan untuk membelikan hal-hal yang diluar pengawasan kita," pungkas Nimrot Sihotang.(cr2/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved