Breaking News:

Sekolah Tahun Ajaran Baru di Sumut

Masuki Tahun Ajaran Baru, SMP Negeri 2 Medan Siapkan Website Khusus untuk Pengenalan Sekolah

Website ini berisi profil sekolah dan konten-konten untuk mengenalkan siswa baru kepada sekolah.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
ORANGTUA siswa saat mengambil buku pelajaran di SMPN 2 Medan, Jalan Brigjend Katamso No. 51 Medan beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Medan melakukan Masa Penganalan Lingkungan Sekolah atau MPLS melalui website sekolah. MPLS dilakukan selama tiga hari mulai dari 13 Juli hingga 15 Juli 2020.

Untuk menunjang keberlangsungan MPLS, SMP Negeri 2 Medan menggunakan website sekolah. Website ini berisi profil sekolah dan konten-konten untuk mengenalkan siswa baru kepada sekolah.

Hal ini diterangkan oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Medan, Marita Yetti.

Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 sekolah mulai membuat website untuk menghimpun informasi mengenai sekolah.

Terkhusus di masa pengenalan sekolah, website tersebut akan digunakan sebagai pusat akses siswa dalam mengikuti MPLS.

Tahun Ajaran Baru Gunakan Sistem Daring, Banyak Siswa Belum Punya Ponsel Android

"Berdasarkan arahan Dinas sebenarnya MPLS dilakukan sejak tanggal 9 kemarin. Tetapi karena persiapan kita di sana sini, jadi MPLS kita mulai pada hari ini melalui website SMPN 2 Medan," ungkap Yetti.

Dikatakannya, pihaknya akan mengunggah video rekaman profil sekolah.

Serta berbagai penjelasan lainnya sesuai dengan jadwal acara pelaksanaan MPLS yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

"Di masa pandemi ini masih belum direkomendasikan untuk melakukan perkumpulan massa dalam jumlah yang besar. Untuk itu kita lakukan selama tiga hari tetap melalui website itu," katanya.

Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, SMPN 7 Medan Lakukan Pengenalan Sekolah via WA dan Absensi Daring

Yetti juga mengatakan pihaknya kini tengah mempersiapkan pelaksanaan tahun ajaran baru.

Selain mempersiapkan konten website untuk MPLS, ia juga mengatakan akan ada pelatihan bagi para guru untuk memaksimalkan pelaksanaan belakang daring pada tahun ajaran baru nanti.

"Kita juga akan melakukan pelatihan bagi para guru, di mana untuk memastikan perasaan guru mengerti mengenai teknis penggunaan aplikasi belajar secara langsung. Seperti zoom ataupun google classroom," katanya.(cr14/tri bun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved