News Video
Djarot Saiful Hidayat Blak-blakan Kritisi Kinerja Pejabat Medan
Djarot Syaiful Hidayat buka-bukaan kandidat mana yang akan didukung maupun ditolak, fokus ke Bobby Nasution dan Akhyar Nasution
Penulis: Alija Magribi | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Anggota DPR RI yang juga Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Djarot Syaiful Hidayat, melakukan kunjungan ke DPC PDI Perjuangan Pematangsiantar, Selasa (21/7/2020) siang.
Meski di Siantar, Djarot tak hanya membahas isu politik di kota itu.
Kepada awak media, mantan Guburnur DKI Jakarta ini juga membahas persoalan di Kota Medan.
Djarot Syaiful Hidayat buka-bukaan kandidat mana yang akan didukung maupun ditolak.
Dua nama yang menjadi perhatian adalah Bobby Nasution dan Akhyar Nasution.
Djarot menyampaikan bobroknya Kota Medan, yang secara tidak langsung mengkritisi kinerja Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, yang juga kader PDI Perjuangan.
"Kota Medan ketinggalan pembangunannya dibanding lima kota besar di Indonesia. Pembangunan Kota Medan tidak sesuai harapan PDI Perjuangan," ujar Djarot.
Selain itu, tiga kali berturut Wali Kota Medan tersandung kasus korupsi.
Hal ini juga menjadi alasan untuk PDI Perjuangan mencari nama-nama yang segar untuk diusung.
PDI Perjuangan memberikan kesempatan pada anak-anak muda, termasuk nama Bobby Nasution.
"Kalau Bobby Nasution itu mempuni, kenapa tidak boleh?" ujarnya.
"Makanya, oleh sebab itu PDI Perjuangan berkemungkinan besar tidak akan mendukung Akhyar Nasution," ketus Djarot.
Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, partainya tidak akan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS untuk kontestasi pilkada ke depan.
Djarot menjelaskan, pihaknya kerap mendengar dari grass root yang selalu mengkritisi sikap kedua partai tersebut.
Menurut Djarot, akar rumput partai selalu melakukan kritik terhadap PKS dan Demokrat yang dinilai berlawanan dengan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).