Update Covid19 Sumut 15 September 2020

Tangani Pasien Penderita Covid-19 dan Sembuh, dr Moh Ramadhani Soeroso Ingatkan Covid Belum Selesai

Dalam postingan akunnya terlihat jelas dia menuliskan pengalamannya menangani pasien Covid-19, sebagai dokter spesialis paru.

TRIBUN MEDAN/HO
GAMBAR paru kedua pasien yang ditangani oleh dr Moh Ramadhani Soeroso, M.Ked (Paru), Sp.P K-Onk 

TRI BUN-MEDAN.com, Medan - Seorang dokter paru dr Moh Ramadhani Soeroso, M.Ked (Paru), Sp.P K-Onk memaparkan pengalamannya menangani pasien Covid-19.

Hal tersebut ia sampaikan melalui akun media sosialnya, yang kemudian dikonfirmasi terkait kebenaran kisahnya tersebut.

"Postingan saya itu benar, pasien saya pribadi di RS Swasta, saya rawat selama 10 hari," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).

"Betul kedua pasien tersebut adalah Covid-19, walaupun hasil swab pasien laki-laki negatif, tapi dari gambaran CT scan toraks, foto toraks dan gejala atau keluhan sudah mengarah ke Covid-19. Kalau pasien yang wanita swab positif," sambungnya.

Dengan demikian, dirinya berharap  masyarakat agar tetap menjjalankan protokol kesehatan.

Jumlah Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Langkat Siapkan Perbup

"Harapan saya ke masyarakat, tetaplah jalani protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Tiga ini yang terpenting, kemudian hindari keramaian, karena Covid ini belum selesai," lanjutnya.

Pasalnya, hingga saat ini, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus meningkat.

"Dan wabah ini masih panjang, karena semua masyarakat masih beraktifitas, kecuali dilockdown total. Hampir setiap hari ada pasien Covid berobat ke rumah sakit," katanya.

Dalam postingan akunnya terlihat jelas dia menuliskan pengalamannya menangani pasien Covid-19, sebagai dokter spesialis paru.

"Di masa pandemi ini, saya merawat pasien covid 19 di RS Swasta Medan, ada hal menarik dlm kasus ini, kedua pasien ini di CT Scan Toraks terdapat gambaran GGO (Ground Glass Opacity) dimana hal yang menakutkan bagi penderita Covid 19, karena kalau tidak segera diobati pasien bisa jatuh ke Gagal Napas atau ARDS dan menyebabkan kematian," ujarnya dalam postingan tersebut yang dia benarkan saat dikonfirmasi pada Selasa (15/9/2020).

Pasien Baru Covid-19 di Sumut Bertambah 103, Total 8.465 Orang, Pasien Sembuh 64 Orang

"Alhamdulillah atas izin Allah SWT kedua pasien ini sembuh saya obati dan sekarang sudah beraktifas kembali," sambungnya.

Lalu, dia berkisah terkait keluhan kedua pasien yang dia tangani.

"Inilah keluhan kedua pasien tersebut :
1. Laki, 63 thn, datang dengan keluhan nyeri tenggorokan (+) rasa seperti terbakar, batuk (+), sesak napas (-), demam (-), swab 1 (-) , swab 2 (-), rapid test non reaktif. Foto toraks : bronkopneumonia. CT Scan Toraks : GGO luas di paru kiri.

2. Wanita, 60 thn, datang keluhan nyeri perut (+), diare (+), demam (-), batuk (-), sesak napas (-), nyeri tenggorokan (-), swab 1 (+), swab 2 (+), swab 3 (-), rapid test non reaktif. Foto toraks : bronkopneumonia. CT Scan Toraks : GGO di paru kiri," terangnya.

Dia kemudian menyimpulkan bahwa Covid-19 adalah penyakit seribu wajah.

Berawal dari Keluhan Sakit Perut, Dokter Temukan Uang Rp 5,6 Juta Dalam Perut Pasien

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved