Update Covid19 Sumut 26 September 2020
Jumlah Terpapar Covid di Sumut Nyaris Tembus 1000 Kasus, Naik 98 Kasus Baru dan Sembuh 155 Pasien
Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihakgugus tugas.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara bertambah 98 kasus dan menembus angka 9941 orang hingga Sabtu (26/9/2020).
Sementara untuk pasien sembuh bertambah 155 pasien menjadi 6262 orang.
Untuk pasien meninggal bertambah dua orang menjadi 417 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan, semenjak 6 September 2020, GTTP Sumut tak lagi merilis kasus Covid19 di Sumut.
"Untuk sementara saja kita tidak release update Covid menunggu perintah lanjutan pimpinan. Kalau sudah ada lagi pasti kita kirimkan seperti sebelumnya," ungkapnya.
• Jika Fasilitas APD Standar Tak Tersedia, IDI Sumut Imbau Dokter Tidak Tangani Pasien Covid-19
Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihakgugus tugas.
"Kita dapatkandata melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.
Whiko membeberkan, masifnya pemeriksaan ini sebagai cara berdampingan dalam tatanan hidup baru (new normal life) di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.
• BREAKING NEWS: Masker Scuba tak Efektif Cegah Covid-19, Omzet Pedagang Masker di Medan Anjlok
"Hal ini sebagai salah satu syarat formal yang akan dipenuhi yang di antaranya transmisi Covid-19 dan kemampuan sistem kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengisolasi para penderita Covid-19. Pemerintahan provinsi Sumatera Utara ekstra hati-hati menetapkan kebijakan new normal setelah mendapatkan masukan dari para pakar dan akademisi," ungkapnya.
Dikatakannya, penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut.
Untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.
"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," kata Whiko.(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/whiko-jubir-1.jpg)