Kadis Perizinan Deliserdang Bungkam Setelah Kajari Teguh Wardoyo Diperiksa KPK
Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deliserdang, Syarifah Adawiyah menolak untuk diwawancarai a
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deliserdang, Syarifah Adawiyah menolak untuk diwawancarai awak media terkait kasus yang menimpa Kajari Deliserdang, Teguh Wardoyo yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saat hendak ditemui di kantornya, Syarifah memerintahkan kepada anggotanya agar wartawan mengonfirmasi hal yang ingin ditanyakan kepada Kepala Seksi Pengaduan.
"Sudah saya bilang tadi sama Ibu Kadis. Kata ibu tadi, wartawan tanya sama Pak Ali Ginting saja. Bapak itu sebagai Kasi Pengaduan. Cuma persoalannya sekarang Pak Ali Ginting sedang di kantor Kejaksaan," ucap seorang staf, Selasa (29/9/2020).
• Usai Bongkar Korupsi Buku Rp 2,4 Miliar, Kejari Tebingtinggi Dapat Empat Papan Bunga
Berulang kali nomor ponsel Syarifah dihubungi awak media namun tidak bersedia menjawab panggilan.
Pesan WhatsApp yang dikirimkan juga tidak mandapat balasan, dan hanya dilihat saja.
Syarifah menjadi incaran wartawan karena disebut-sebut termasuk orang yang sempat diperiksa oleh Kejari Deliserdang dalam kasus dugaan korupsi perizinan.
Ia juga disebut-sebut sebagai orang yang diduga ikut diperas oleh oknum di Kejari.
Sementara itu Sekda Deliserdang, Darwin Zein yang dikonfirmasi mengaku sampai saat ini belum mengetahui siapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab yang sempat ikut diperiksa KPK saat pemeriksaan di Polda Sumut, beberapa waktu lalu.
Meski disebut-sebut orang yang paling banyak diperiksa adalah pejabat dan mantan pejabat di Dinas Perizinan, namun dirinya mengaku sama sekali belum ada mendapat laporan.
"Biasanya kan kalau ada yang mau diperiksa kan masuk surat panggilannya ke saya. Tapi ini tidak ada makanya saya juga tidak tahu siapa orangnya," kata Darwin Zein.
Hingga saat ini Kajari Deliserdang, Teguh Wardoyo dan jajarannya masih terus bungkam kepada wartawan.
Berulang kali nomor ponsel Teguh Wardoyo dan Kasi Intel Ricardo Marpaung dihubungi namun tidak aktif-aktif. Pesan singkat juga tidak mandapat jawaban.
Kasus dugaan korupsi dan dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh Kajari, Teguh Wardoyo sempat mendapat respons dari masyarakat.
Forum Anti Korupsi (Forak) Deliserdang melakukan aksi unjuk rasa pada Selasa pagi.
Mereka meminta agar KPK yang menangani dugaan kasus penyalahgunaan kewenangan dapat serius ditangani dan Kejagung bisa mencopot Kajari Deliserdang.
• Berkas Dugaan Pengeroyokan Anggota DPRD Sumut, Kiki Handoko Cs Belum Lengkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kantor-dinas-perizinan-deliserdang.jpg)