Breaking News:

45 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Road Show Deklarasi Kotak Kosong, FPDHH Ajak Warga Humbahas Pilih Kotak Kosong

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Hasundutan (FPDHH) melakukan road show untuk mendeklarasikan Kolom Kosong (Koko).

TRIBUN MEDAN/HO
WARGA yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Hasundutan (FPDHH) melakukan road show untuk mendeklarasikan Kolom Kosong (Koko). 

TRIBUN-MEDAN.COM, HUMBAHAS - Dukungan terhadap Kotak Kosong pada Pilkada Humbahas 2020 terus mengalir hingga Sabtu (24/10/2020).

Hal ini terlihat dari ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Hasundutan (FPDHH) melakukan road show untuk mendeklarasikan Kolom Kosong (Koko).

Maradu Purba selaku Koordinator Sosialisasi di FPDHH menyampaikan alasan mendukung kolom kosong karena sebagai warga Humbang Hasundutan ingin mengembalikan demokrasi secara baik dan mengingatkan anggota DPRD Humbahas.

Karenanya, iring-iringan di daerah Humbahas diramaikan masyarakat lebih dari 300 orang mengunakan lebih dari 60 mobil.

Kata Maradu, munculnya satu pasang calon dalam Pilkada 2020 merupakan hasil yang kurang tepat. Koko menjadi wadah suara politik yang tidak setuju terhadap petahana.

"Pilkada ulang sebagai tujuan akhir kemenangan Koko akan memberikan ruang kepada kita semua untuk berpesta demokrasi yang sebenarnya," tutur Maradu.

Baca juga: Anggota DPRD PSI Rusak Baliho Ajakan Pilih Kotak Kosong di Humbahas

Menurut Maradu, anggota DPRD Humbahas seharusnya sebagai wakil rakyat apa yang dikehendaki masyarakat dapat menampung aspirasi. "Bukan berdalih alasan. DPRD Humbang Hasundutan harus lebih tegas dalam meyakinkan pengurus partai yang ada di pusat. Elite politik yang ada di Humbang Hasundutan sudah tidak ingat bahwa mereka itu wakil rakyat," tutur Maradu.

Target kemenangan untuk kolom kosong kata Maradu antara 60 sampai 70 persen. Andaikan pun nantinya Kotak Kosong tidak menang, setidaknya kata Maradu upaya mereka saat ini paling tidak upaya ini untuk mengingatkan wakil rakyat bahwa masyarakat itu masih ada dan tidak semua gampang dibodohi.

Apalagi, kata Maradu masyarakat Humbang Hasundutan mempunyai hak untuk memilih Kolom Kosong dan menurut konstitusi itu sah.

“Kegiatan ini berlangsung berkat bantuan dan gotong royong masyarakat dan besar harapan ke seluruh masyarakat Humbang Hasundutan untuk memilih kolom kosong,” ujar Maradu.(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved