Kesehatan

6 Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Wajib Tahu, Bukan Sekadar Periksa

Jika Anda tidak menurunkan gula darah, Anda akan menghadapi risiko komplikasi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, penyakit ginjal

Editor: Salomo Tarigan
shutterstock
Pemeriksaan gula darah, waspada diabetes 

Jika Anda tidak menurunkan gula darah, Anda akan menghadapi risiko komplikasi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, penyakit ginjal

TRIBUN-MEDAN.com -  6 Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Wajib Tahu, Bukan Sekadar Periksa

Penyakit Diabetes atau dengan nama lain kencing manis merupakan penyakit yang berhubungan dengan kadar gula darah.

Baca juga: PESAN Terakhir Seorang Wanita Sebelum Tewas Gantung Diri di Surat, Ternyata Putus Cinta dengan Pacar

Baca juga: MENIKAH dengan Tata Janeta, Brotoseno Pernah Nikahi Dokter, Angelina Sondakh Bukan yang Pertama

Penyakit Diabetes dikenal sebagai pembunuh diam-diam (the silent killer).

Diabetes menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena perkembangannya bertahap dan bisa menimbulkan komplikasi berbahaya.

tribunnews
ilustrasi diabetes ((simpson33))

Baca juga: Dinas Pariwisata Simalungun Soroti Bukit Indah Simarjarunjung yang Kian Populer

Peningkatan kadar gula darah dapat terjadi ketika tubuh tidak dapat mengubah gula dalam darah menjadi energi untuk sel.

Ini adalah masalah umum bagi mereka yang menderita Diabetes, atau mereka yang berisiko.

Jika Anda tidak menurunkan gula darah, Anda akan menghadapi risiko komplikasi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, dan kehilangan penglihatan.

Baca juga: Jelang Musda Golkar Sumut, Ketua Kosgoro Sebut Ketum Airlangga Kerap Sebut Nama Ijeck

Itu sebabnya, jika Anda sudah menderita Diabetes, penting artinya untuk sering memeriksa kadar gula darah untuk memastikan kadar Anda tetap dalam kisaran normal dan sehat.

Berikut ini enam cara Anda dapat menurunkan gula darah seiring waktu:

1. Menurunkan berat badan dan berolahraga

tribunnews
Ilustrasi berolahraga (DragonImages)

Program Pencegahan Diabetes Nasional, yang dirancang oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mendorong peserta program untuk berolahraga selama 150 menit per minggu.

Baca juga: Dinas Pariwisata Simalungun Soroti Bukit Indah Simarjarunjung yang Kian Populer

Mereka diharapkan bisa menurunkan 7 % berat badan mereka.

Sebuah uji klinis menemukan bahwa orang yang mengikuti program tersebut bisa mengurangi risiko Diabetes Tipe 2 sebesar 58% selama tiga tahun.

Baca juga: PSSI Putuskan Tahun 2020 Tanpa Kompetisi, Rp 7 Miliar Duit PSMS Menguap Sia-sia

2. Minumlah lebih banyak air

tribunnews
Ilustrasi (pexels.com)
Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved