Penanganan Covid
Akibat Pandemi Covid-19, Dunia Usaha Masih Berat untuk Bertumbuh
Selain itu terkait dengan konsumen, daya beli konsumen juga jauh menurun sejak pandemi ini.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Dunia usaha hingga saat ini masih dirasa berat untuk bertumbuh akibat pandemi Covid-19.
Hal ini dikarenakan kewajiban masih terus harus dibayarkan perusahaan sementara secara penghasilan belum kembali normal
"Bisnisnya belum hidup, sementara kewajibannya sekian bulan jalan terus. Baik kewajiban operasional untuk membayar listrik, gaji karyawan dan sebagainya. Sementara penghasilannya jauh berkurang," ujar Direktur Eksekutif Kadin Sumut Hendra Utama kepada Tribun-Medan.com, pekan lalu.
Selain itu terkait dengan konsumen kata Hendra daya beli konsumen juga jauh menurun sejak pandemi ini.
Baca juga: Update Covid-19 di Sumut, Kasus Suspek Berkurang 22 Kasus
"Ini kan berkaitan semua. Dari sisi produktivitasnya juga, kalau berproduksi pun belum tentu pembelinya ada. Dari sisi kegiatan ekspor pun misalnya, negara importir juga banyak yang mengurangi pesanan, kapal-kapal juga enggak semuanya jalan," katanya.
Untuk bisa bertahan, pengusaha meminta adanya kemudahan dan pelonggaran. Hal ini diharapkan bisa mengurangi beban pelaku usaha.
"Kita sudah minta kepada pemerintah agar banyak kemudahan misalnya listrik, perbankan. Kasihlah kelonggaran yang cukup bagi dunia usaha supaya bisa tidak menjadi beban. Misalnya suku bunga, karena kan selama ini bisnisnya belum jalan tapi bunga banknya jalan terus," pungkasnya. (sep/tribun-medan.com)
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona.
Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Medan mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak