Mengingat Guyonan Gus Dur yang Jenaka, Tetapi Tetap Penuh Makna, Di Antaranya Menyindir Pemuka Agama
Guyonan KH Abdurrahman Wahid itu memang bikin tertawa dan 'menyentil' hati.
Malaikat kemudian menjawab dengan pertanyaan, "Coba para pemuka agama saya tanya, kalau sedang membawakan ayat-ayat tuhan, umatnya ngapain?
Orang yang tadi masuk itu setiap hari membuat ratusan orang ingat Tuhan, mendekat pada Tuhan. Mengingat Tuhan, menghadirkan kembali Tuhan dalam kehidupan."
"Kenapa? Karena dia ini seorang sopir Metro Mini di Jakarta. Karena dia ngebut, nyetir setengah mabuk, para penumpangnya ketakutan dan ingat Tuhan, mendekat pada Tuhan," lanjut sang malaikat.
Sementara para pemuka agama membawa nama Tuhan, membawa ayat Tuhan, tapi begitu membosankannya dan jauh dari realita sehingga umatnya tidur kalau diceramahin.
Alissa menjelaskan, makna dari humor bernada satire tersebut untuk menyindir pemuka agama yang terkadang lebih mementingkan predikat di masyarakat.
Humor yang disampaikan Gus Dur juga sesuai dengan kondisi sosial yang ada di masyarakat.
"Ketika Gus Dur melontarkan joke itu, itu lagi banyak sekali kecelakaan Metro Mini di Jakarta," ujar Alissa.
Kritik kondisi Indonesia
Pada kesempatan yang lain, Gus Dur bercerita, ada presiden dari negara asing yang berusaha melucu di depan orang Indonesia dengan pidatonya yang panjang.
Namun, penerjemahnya hanya menyampaikan beberapa kata, kemudian peserta tertawa.
"Diterjemahkannya pendek, kok semua orang tertawa?" tanya presiden.
"Iya itu di Indonesia soalnya," jawab salah satu orang dekatnya presiden tersebut.
"Memang orang itu bilang apa?" lanjut presiden.
"Kalian semua harus ketawa karena presiden tamu kita sedang melucu, yang tidak ketawa dihukum," jawab orang terdekat presiden.
Menurut Alissa, humor itu berupa sindiran terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang hanya mengikuti perintah tanpa mengerti maksudnya.
Humor tentang intel
Pada suatu masa, Gus Dur juga pernah bercerita, pada masa Orde Baru, hampir setiap acara yang didatangi Gus Dur selalu diawasi intel. Kala itu, Gus Dur tengah menghadiri pertemuan forum para kiai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gus-dur-dan-gus-sholah.jpg)