Ratusan Rumah Rusak dan Seorang Petani Sempat Terbang Dihempas Angin Puting Beliung di Sergai
Polres Sergai berjanji akan melakukan bedah rumah terhadap korban bencana angin puting beliung di Desa Sei Bamban
Lantaran tilam dan barang-barang lain basah diguyur hujan, Kadir pun menjemur barang-barangnya di depan rumah.
Sementara itu, warga lainnya bernama Lisnawati mengatakan angin puting beliung menerjang desa mereka sekira pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Angin Puting Beliung Hantam Sekolah di Percut Seituan, Bangunan SMK Negeri 1 Rusak Ditimpa Pohon
Saat kejadian, Lisnawati tengah merawat suaminya yang sakit.
Sore itu, hujan sempat turun dengan intensitas sedang.
“Setelah hujan, pelan-pelan angin mulai bertiup kencang,” kata Lisnawati.
Beberapa saat kemudian,terdengar gemuruh dari atap rumahnya.
Selanjutnya, seng yang menutupi rumah beterbangan.
Karena takut, Lisnawati cuma bisa memanjatkan doa.
“Bingung sekali saya saat itu. Mana suami lagi sakit. Anak lagi di rumah tetangga,” kata Lisnawati.
Akibat peristiwa alam ini, rumah milik Lisnawati rusak.
Bagian atapnya nyaris hancur total.
Tidak hanya rumah saja yang rusak, barang-barang elektronik di dalam rumah juga ikut rusak.
Sebab, kata Lisnawati, begitu atap terbang dibawa angin, hujan mengguyur seluruh barang yang ada di dalam rumah.
“Habis lah semua barang-barang di dalam rumah,” kata Lisnawati.
Baca juga: Ratusan Rumah di Deliserdang Rusak Kena Angin Puting Beliung, Amri Berpikir Sudah Kiamat
Lantaran rumahnya terbilang rusak parah, para tetangga tampak datang menemui Lisnawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratusan-rumah-di-desa-sei-bamban-diterjang-angin-puting-beliung.jpg)