Breaking News:

Jembatan Ambruk Makan Korban

Korban Hanyut Jembatan Ambruk Belum Ditemukan, Basarnas: Pencarian Dilanjutkan Besok Sepanjang 15 Km

Tim Basarnas Deliserdang menghentikan sementara pencarian pengendara motor yang menjadi korban hanyut di sungai karena insiden jembatan ambruk

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Tim Basarnas Deliserdang saat melakukan pencarian Imam Hanafi, korban hanyut di Sungai Parit 12, perbatasan Kecamatan Percut Seituan dan Kecamatan Tanjungmorawa, Minggu (13/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Basarnas Deliserdang menghentikan sementara pencarian pengendara sepeda motor yang menjadi korban hanyut di sungai karena tidak melihat jembatan ambruk pada Minggu (13/12/2020).

Dantim Basarnas, Rizal Rangkuti mengatakan pencarian hari pertama dihentikan pukul 17.00 WIB dengan pencarian sepanjang 7 KM.

"Pencarian untuk hari ini kami hentikan karena SOP-nya kami tutup pukul setengah 5 sore. Tadi kami sudah menyusuri sungai sejauh 7 kilometer," ungkap Rizal kepada Tribun Medan.

Dikatakannya, selama proses pencarian tidak memiliki hambatan. Namun, ada sebuah jalur sempit yang tidak bisa dilalui sehingga direncanakan akan diteruskan esok hari.

"Hambatan hari ini sih tidak ada. Cuacanya bagus. Namun, ada jalur rel yang sempit, sehingga kami memutuskan untuk menelusuri jalur sempit itu esok hari," ujarnya.

Rencananya tim akan mulai pencarian esok hari, Senin (14/12/2020) pukul 7.30 WIB dan area pencarian akan semakin jauh yakni mencapai 15 kilometer.

Sebelum meninggalkan lokasi, ia sudah menghimbau kepada masyarakat untuk juga menghentikan pencarian.

"Kita udah kasih himbauan kepada warga ketika Basarnas sudah close, semua kegiatan di pinggir sungai ini close. Ketika terjadi apa-apa, kami gak tanggung jawab. Mereka bilang iya. Mungkin ya mereka agak bandel, " pungkas Rizal.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved