Pemain dan Bandar Berhasil Lolos, Penggerebekan Lapak Judi Tembak Ikan Diduga Sudah Bocor

Petugas gabungan Polsek Tanjungmorawa bersama anggota TNI menggerebek lapak judi tembak ikan di Jalan Pancasila, Dusun II, Desa Dagang Kerawan

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN / HO
Petugas Polsek dan TNI mengamankan mesin judi tembak ikan di Desa Dagang Kerawan Tanjung Morawa, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM-Pemain dan Bandar Berhasil Lolos, Penggerebekan Lapak Judi Tembak Ikan Diduga Sudah Bocor

Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang akhir-akhir ini sempat menjadi sorotan.

Sebab, di wilayah ini disinyalir beredar sejumlah Lapak Judi Tembak Ikan.

Alhasil, Polsek Tanjungmorawa bersama pihak terkait mau tak mau melakukan penyisiran.

Saat menggerebek lapak judi di Jalan Pancasila, Dusun II, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjungmorawa, petugas cuma mengamankan satu mesin judi tembak ikan saja.

Pemain dan bandarnya diduga sudah kabur sebelum polisi datang. Ada dugaan, penggerebekan sudah bocor.

“Pemiliknya enggak ada. Karena enggak ada orang, kami angkat saja (mesin judi tembak ikannya),” kata Kapolsek Tanjungmorawa AKP Sawangin Manurung, Rabu (3/2/2021).

Dia mengatakan, bahwa dirinya sampai saat ini masih berkeyakinan bahwa judi game tembak ikan cuma permainan ketangkasan biasa.

Namun karena banyak warga yang mengeluh dan melapor, mau tak mau Sawangin bertindak.

"Judi itukan harus ada orang bermain, ada duitnya dan ada alatnya.

Masyarakat ada nelepon kami dan dari berita-berita online kayak kalian ini juga,” katanya.

Sawangin mengatakan, lantaran banyak telepon yang masuk ke dirinya, dia pun harus mengambil tindakan.

Meski penindakan tidak membuahkan hasil, namun Polsek Tanjungmorawa sudah merespon laporan masyarakat.

“Ada telepon bilang, pak tolong masyarakat sudah ribut, makanya kami lakukan (penggerebekan)," kata Sawangin.

Dia meminta agar masyarakat juga bisa proaktif dengan memberikan informasi kepada polisi.

Sawangin berharap agar masyarakat bisa seiring sejalan dengan polisi.

Katanya, karena wilayah Tanjungmorawa begitu luas, dia pun meminta kerja sama masyarakat untuk memberantas penyakit masyarakat ini.

"Masyarakat juga harus beri tahu kami. Tamora inikan luas, kalau kami tahu, pasti kami tangkap. Jadi kalau kami enggak tahu, masyarakat beritahu," kata Sawangin.

Bikin Resah Warga

Kepala Desa Dagang Kerawan, Jamilah mengakui bahwa keberadaan lapak judi game tembak ikan di wilayahnya bikin resah warga.

Lantaran banyak warga yang mengeluh, Jamilah bersama perangkat desa sudah pernah mengingatkan pengelola untuk menghentikan semua aktivitasnya.

Namun begitu, Jamilah mengaku tidak tahu siapa pemilik mesin judi tembak ikan tersebut.

"Kadus sudah pernah datang, tapi membal karena enggak ada tembak (pistol) nya.

Bhabin pun sudah pernah datang juga, tapi kadang pindah-pindah,” kata Jamilah.

Dia mengatakan, lapak judi tembak ikan ini berada di gubuk-gubuk, bukan bangunan rumah.

Lokasi persisnya berada di Dusun II.

“Kemarin ketika ada kejadian (amuk massa lapak judi) di Kelurahan Pekan Tanjungmorawa, kami juga siap-siap.

Saya bilang jangan sampai masuk ke desa kita, tapi rupanya seperti ini," kata Jamilah.(dra)         

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved