Pelempar Bom Molotov di Kantor ULP PLN Kuala Diduga Ada Kaitannya dengan Pengusaha Hiburan Malam

Polisi mulai menemukan titik terang terkait penyerangan kantor ULP PLN Kuala di Kabupaten Langkat

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
KANTOR Perusahaan Listrik Negara di Kuala, Langkat usai dilempar bom molotov oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Sabtu dini hari (6/2/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com,STABAT-Penyidik Polsek Kuala mulai menemukan titik terang terkait aksi teror pelemparan bom molotov di kantor ULP PLN Kuala di Kabupaten Langkat.

Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan pelaku pelemparan adalah orang yang tidak puas dengan ULP PLN Kuala, lantaran belum mendapatkan pasokan listrik.

“Dugaan ada sekelompok orang yang kecewa.

Mungkin mereka sudah memohon pemasangan arus listrik tapi belum terlaksana,” kata Humas Polsek Kuala Aiptu Ardiansyah, Senin (8/2/2021).

Asisten Afdeling I PTPN II Kena Teror, Mobil yang Terparkir di Depan Rumah Dibakar OTK

Setelah peristiwa teror ini bergulir, berkembang isu bahwa aksi teror bom molotov ini ada kaitannya dengan pengusaha hiburan malam di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Pengusaha hiburan malam di perkebunan sawit itu kabarnya sempat mengajukan pemasangan listrik, tapi belum diproses.

“Informasi yang berkembang begitu (dugaan keterlibatan pengusaha hiburan malam).

Tapi semua ini masih dalam penyelidikan petugas,” kata Ardiansyah.

Presiden Jokowi Kecam Keras Pernyataan Presiden Perancis dan Juga Mengecam Kekerasan dan Aksi Teror

Sementara itu, Manajer Komunikasi PLN Wilayah Sumatera Utara mengatakan bahwa aktivitas kantor ULP PLN Kuala sudah berjalan normal.

Katanya, pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

“Pelayanan sudah berjalan normal,” kata Jimmy Aritonang.

Disinggung mengenai kecurigaan PT PLN terkait adanya ulah oknum pengusaha hiburan malam, Jimmy tidak mau menerka-nerka.

Nasib Nenek Parjiem, Tanah Wakaf Suami Dirampas Perusahaan Kertas, Kirim Preman Bayaran Teror Warga

Katanya, PT PLN menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada Polsek Kuala.

"Kasus kami percayakan ke pihak kepolisian," katanya.

Senada disampaikan Manajer PLN ULP Kuala Azman Ginting.

Katanya, mereka sudah memberikan keterangan kepada polisi.

Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti botol bir bekas yang dipakai sebagai bom molotov.(dyk) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved