PERNYATAAN Lengkap Kapolda Jabar setelah Copot Kapolsek Astana Anyar, Pidana dan Pemecatan Menanti
PERNYATAAN Lengkap Kapolda Jabar setelah Copot Kapolsek Astana Anyar, Pidana dan Pemecatan Menanti
Di Astanaanyar, warga kerap menyapa Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dengan sebutan Bunda. Kapolsek selalu hadir jika di Astanaanyar terjadi musibah atau ada kegiatan sosial.
Ulfah (27), warga RW 07, Kecamatan Astananyar Rw 07, bahkan mengaku sangat mengidolakan sosok Kompol Y.
"Saya ngefans banget sama Bunda. Dari awal, saat beliau menjabat kapolsek, saya follow IG-nya. Postingan videonya keren-keren. Sampai ingin ketemu dan foto bareng," ujarnya.
Ulfa juga mengaku tak menyangka. "Semoga Bunda dan anggota lainnya bisa ambil hikmahnya. Semangat Bunda, kami tetap sayang. Bunda sudah banyak berbuat baik untuk Astanaanyar," ujarnya.
Warga RW 07 lainnya mengaku masih berharap bahwa apa yang didengarnya itu bukan sesuatu yang benar-benar terjadi.
"Mudah-mudahan bukan Bunda yang tertangkap. Saya berharap itu cuma hoaks," ujarnya.
"Bunda sing sabar ya. Mudah-mudahan Bunda tetap semangat dan segera bangkit," pesan warga lainnya.
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi juga dikenal sebagai polisi yang berprestasi. Sepanjang 2015 saja, Kompol Y telah mengungkap 137 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dengan barang bukti 5 ton ganja, 2 kilogram sabu, 25 butir ekstasi, dan 2 gram heroin.
Saat menjabat sebagai Kanit 3 Sub Dit 2 Dit Narkoba Polda Jabar, dia pula yang mengungkap kasus kokain di Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3/2019), sekaligus menangkap dua pelakunya.
Untuk mengungkap kasus ini, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bahkan sempat menyamar selama tiga hari dan mengikuti jejak pelaku mulai dari daerah Cengkareng hingga Kabupaten Bogor.
"Kami mengintai selama tiga hari dan akhirnya berhasil menangkap dua orang berinisial AS dan YA. Kami membuat janji dengan pelaku untuk membeli kokain tersebut. Kami pancing dengan cara kami sendiri dan mereka sama sekali tidak tahu bahwa kami polisi," kata Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, dalam kesempatan wawancara denngan Tribun Jabar, April, dua tahun lalu.
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi adalah satu-satunya polwan dalam penyamaran tersebut. Dari tangan pelaku, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi menyita 20 gram kokain senilai Rp 50 juta.
"Ternyata di wilayah Jabar ada transaksi kokain, selama ini tidak ada," ujarnya.
Sebelum menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi juga sempat menjabat sebagai Kapolsek Bojongloa Kidul.
Ia juga sempat menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba di Polres Bogor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kompol-yuni-purwanti.jpg)