Wabup Ali Siregar Harapkan Kemandirian Keuangan Lewat Layanan CMS Kas Daerah NonSP2D

Wakil Bupati Ali Yusuf Siregar mengharapkan para pengelola keuangan semakin mandiri dalam melaksanakan transaksi laporan keuangan secara nontunai.

DOK. Humas Pemkab Deli Serdang
Acara “Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi layanan Cash Management System (CMS) Kas Daerah Non Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)”di Hotel Berastagi Cottage, Kabupaten Karo, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar berharap, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dapat mandiri dalam melaporkan keuangan nontunai.

Dia mengatakan itu dalam acara “Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi layanan Cash Management System (CMS) Kas Daerah Non sampai dengan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)" di Hotel Berastagi Cottage, Kabupaten Karo, Jumat (19/2/2021).

 “Semoga setelah diselenggarakannya kegiatan bimtek ini, para pengelola keuangan akan semakin memahami dan membangun kemandiriannya dalam hal melaksanakan transaksi laporan keuangan secara nontunai,” ujarnya.

Ali menyebut, hal tersebut berguna untuk mendukung tata kelola keuangan pemerintah daerah yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Kepada seluruh peserta, kami ucapkan terima kasih atas keikutsertaannya mengikuti kegiatan bimtek ini. Semoga apa yang diperoleh dapat diimplementasikan di lingkungan kerjanya masing-masing,” ujarnya seperti keterangan tertulisnya, Senin (22/2/2021).

Pada kesempatan itu, Ali juga mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan.

Hal itu juga terjadi pada bidang pemerintahan yang dikenal dengan istilah electronic government atau e-government.

Saat ini, lanjutnya, banyak inovasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang dikembangkan untuk menciptakan suatu sistem kerja atau tata kelola keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Salah satunya melalui layanan CMS Kas Daerah yang dapat dioperasikan menggunakan browser dari ponsel pintar, komputer desktop, laptop, atau media elektronik lainnya, sampai SP2D, untuk membiasakan kita melakukan transaksi keuangan secara  nontunai. ” ungkapnya.

Untuk itu, Ali pun mengapresiasi PT Bank Sumut Cabang Lubuk Pakam yang telah menyelenggarakan bimtek tersebut.

Keuangan berbasis teknologi

Sementara itu, Pemimpin Divisi Dana dan Jasa PT Bank Sumut Budi Anshari Nasution mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam rangka mendukung pemerintah daerah dalam mengelola keuangan.

Terutama, lanjutnya, pengelolaan berbasis teknologi mengingat pesatnya perkembangan teknologi keuangan perbankan dan teknologi keuangan daerah.

“Kita harus menjalankan proses bisnis, proses keuangan daerah yang berjalan tetapi bersamaan. Kita harus mengikuti perubahan yang terjadi dan yang akan direncanakan,” ungkapnya.

Budi menyebut, pihaknya akan sering melakukan bimtek sebagai respon Bank Sumut menghadapi tantangan yang ada.

“Apapun masalah dan kendala yang ada kita bisa bersama-sama dan mencari solusi yang terbaik. Bank Sumut terus intens mengikuti perkembangan yang ada, bahkan kami siap berinvestasi untuk mendukung penyelenggara keuangan dari sisi teknologi,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved