Viral Medsos

Ramai di Media Sosial soal Paspampres vs Pengendara Moge, Kenali 4 Grup Pasukan Pengamanan Presiden

Video tersebut memperlihatkan sejumlah petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berusaha memberhentikan konvoi pengendara motor.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Laily Rachev/Kris - Biro Pers Setpres
WANITA PASPAMPRES - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memiliki 4 Grup, yaitu Paspampres Grup A, Paspampres Grup B, Paspampres Grup C, dan Paspampres Grup D. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebuah video yang diunggah di akun Instagram @bodatnation menjadi viral di media sosial baru-baru ini.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berusaha memberhentikan konvoi pengendara motor gede (moge).

Hal yang menjadi sorotan yaitu seorang petugas tampak menendang salah satu pengendara sembari memegang pistol.

Video itu kemudian diketahui diambil di kawasan ring 1, tepatnya Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, ring 1 adalah area di sekitar Istana Kepresidenan yang dijaga ketat oleh aparat bersenjata sehingga masyarakat umum tidak boleh melewati ruas tersebut tanpa izin.

Setelah video itu viral, salah satu anggota rombongan motor itu kemudian menyatakan kesiapan untuk mengklarifikasi dan melontarkan permohonan maaf.

"Gaess untuk kejadian kemarin di lingkungan istana negara, gw udah koordinasi dan beritikad baik untuk mediasi dengan pihak paspampres dan sudah disambut baik," tulis pemilik akun @jetliwandana2 yang diduga sebagai pengendara yang ditendang Paspampres, Sabtu (27/2/2021).

Terekam Kamera Detik-detik Gibran Rakabuming Dicegat Paspampres saat Dekati Presiden Jokowi. (YouTube Tribun Medan)
Terekam Kamera Detik-detik Gibran Rakabuming Dicegat Paspampres saat Dekati Presiden Jokowi. (YouTube Tribun Medan) 

"Gw dan teman-teman akan klarifikasi dan mengajukan permohonan maaf di depan media nasional senin nanti. Doakan semuanya lancar mohon dukungan temen-temen semua," lanjutnya.

Rombongan motor yang menerobos ring 1 itu akhirnya resmi memohon maaf, Senin (1/3/2021).

"Saya dan rekan-rekan berinisiatif hadir untuk mengklarifikasi hal tersebut dan saya meminta maaf sebesar-besarnya pada satuan Paspampres dan jajaran anggota yang bertugas saat kejadian berlangsung," ujar perwakilan pengendara motor gede (moge), Halid Darmawan, dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Senin.

Kata Komandan Paspampres Soal Anggotanya yang Tekuk Jari Warga

Sejumlah prajurit TNI dan anggota Paspampres saat mengikuti Gelar Pasukan Komando Gabungan Pengamanan VVIP Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, 7 Ontober 2018. Pengamanan di Bali diperketat selama berlangsungnya Pertemuan Tahunan IMF-World Bank pada 8-14 Oktober. ANTARA/Fikri Yusuf

Harus tetap diusut

Mantan Komandan Paspampres Letjen (Purn) Nono Sampono meminta polisi untuk tetap mengusut kasus pengendara motor yang menerobos ring 1 tersebut.

"Ya. Karena bagaimanapun juga, dia (pelaku) menggunakan medsos, HP, dia rekam dan terpantau oleh petugas dan polisi. Saya kira dia akan berhadapan dengan ketentuan yang dilanggarnya," kata Nono dalam wawancara kepada Kompas TV, Minggu (28/2/2021).

Menurut Nono, permohonan maaf yang disampaikan para pengendara moge tersebut tidak bisa menghapuskan fakta adanya pelanggaran.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved