Pilot Sinting, Bertaruh Daratkan Pesawat dengan Mata Tertutup, Keluar Landasan, 70 Orang Tewas
Tragedi penerbangan komersil paling konyol, pilot bertaruh daratkan pesawat dengan mata tertutup berujung petaka 70 orang tewas
TRIBUN-MEDAN.COM - Tragedi penerbangan komersil paling konyol, pilot bertaruh daratkan pesawat dengan mata tertutup berujung petaka 70 orang tewas.
Ini mungkin aksi pilot paling gila dalam sejarah penerbangan komersil di dunia.
Sang pilot bertaruh dengan kopilotnya, bisa mendaratkan pesawat tanpa melihat visual landasan atau mata tertutup.
Malangnya taruhan gila ini menjadi petaka.
Sebanyak 70 penumpang termasuk 14 anak-anak tewas dalam kecelakaan tragis ini.
Sebanyak 63 korban meninggal di tempat setelah puing pesawat terbakar, 7 korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Sedangkan sang pilot gila dan kopilotnya selamat.
Namun akhirnya sang kopilot meninggal dunia setelah beberapa kali mengevakuasi korban dari puing pesawat.
Ia dinyatakan meninggal akibat serangan jantung.
Pada 20 Oktober 1986, beberapa menit menjelang pukul empat sore, pesawat Tu-134 milik maskapai Aeroflot dengan nomor penerbangan 6502 mendekati landasan di Samara dengan sangat cepat. Dalam hitungan detik, pesawat itu pun terjatuh di landasan dan terbakar.
Ternyata, sang kapten pesawat, yang tengah bertaruh dengan kopilotnya untuk mendaratkan pesawat dengan mata tertutup tanpa autopilot, telah membuat kesalahan yang sangat fatal.
Pendaratan Buta
Sebanyak 87 penumpang dan tujuh kru menaiki penerbangan internal reguler dari Sverdlovsk (kini Yekaterinburg) ke Grozny. Namun, pesawat terlebih dulu singgah di Kuybyshev (sekarang Samara) sebelum terbang ke tujuan akhir.
Saat menaiki pesawat di Sverdlovsk, para penumpang membawa barang-barang pribadi dan beberapa di antara mereka membawa anak-anak.
Pada awalnya, penerbangan itu lancar-lancar saja. Pesawat lepas landas dan mengudara dengan mulus. Namun, tak lama menjelang pendaratan di Kuybyshev, sang kapten Aleksandr Klyuev menyampaikan sebuah ide gila.
Ia bertaruh dengan kopilotnya Gennadiy Zhirnov, bahwa dia bisa mendaratkan pesawat itu dengan mata tertutup, tanpa melihat ke darat dan hanya mengandalkan instrumen penerbangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aeroflot-6502.jpg)