News Video
AHY Berani 'Sentil' Jenderal (Purn) Moeldoko dengan Status Prajurit Padahal hanya Pangkat Mayor
Meski Moeldoko pernah menjabat sebagai Panglima TNI, AHY menegaskan kalau Kepala Staf Kepresidenan itu bukan contoh yang baik
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
AHY Kesal dengan Cara mantan Panglima TNI (Jenderal) Moeldoko hingga Berani 'Sentil' Sang Jenderal
TRIBUN-MEDAN.COM - "Saya juga dulu adalah prajurit. Beliau juga adalah prajurit. Dalam keprajuritan menghormati senior wajib dilakukan," begitu lah ucapan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) setelah Moeldoko menerima hasil KLB Partai Demokrat di Deliserdang, 5 Maret 2021.
AHY memberikan kode ada pengecualian untuk Moeldoko.
Meski Moeldoko pernah menjabat sebagai Panglima TNI, AHY menegaskan kalau Kepala Staf Kepresidenan itu bukan contoh yang baik.
"Tapi dari para senior pula saya mendapatkan pelajaran, tidak semuanya bisa menjadi contoh yang baik," sambungnya.
Ucapan AHY ini dinilai berani.
Apalagi AHY pensiun dari militer hanya dengan pangkat mayor.
Video pernyataan AHY:
Baca juga: Jenderal Gatot Nurmantyo: Waduh Itu Anak gak Beradab, Uda Dijadiin KSAD dan Ini (Panglima TNI)
Baca juga: Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo Tolak Kudeta AHY karena Jasa SBY, Moeldoko Malah Ikut Berperan
SBY Mohon Ampun ke Tuhan
Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat memori beberapa tahun lalu saat dirinya melantik Moeldoko menjadi KSAD dan Panglima TNI.
Hal ini disampaiklan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu setelah Moeldoko terpilih sebagai Ketum Partai Demokrat hasil KLB Deliserdang.
Moeldoko mengkudeta anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ia lantas menyampaikan mohon ampun kepada Tuhan di hadapan foto almarhum Sang Ibunda dan Istrinya.
"Rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya. Saya memohon ampun ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesalahan saya itu," ujar SBY dalam konfrensi pers yang digelar di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Viral Video Gatot Nurmantyo Mengaku Pernah Ditawari untuk Rebut Ketua Umum Partai Demokrat dari AHY
Baca juga: Petinggi Partai Demokrat Disambut Tari Perang Nias, Massa AHY VS Moeldoko Berperang di Luar Kongres
Menurut SBY, banyak pihak merasa tidak percaya bahwa Moeldoko bersekongkol dengan orang dalam Partai Demokrat dan tega melakukan kudeta.