Breaking News

News Video

Masalah Sampah Berton-ton di Sungai Bedera Tak Kunjung Selesai, Begini Tanggapan Lurah Terjun

Nomba menuturkan, bahwa sampah yang memenuhi Sungai Bedera bukan berasal dari warga sekitar Kelurahan Terjun, melainkan dari daerah hulu.

"Kalau dulu masih bersih, belum separah sekarang. Kalau sekarang ini, aduh, sudah parah kali. Maaf cakap semua lah di sini, kotoran-kotoran, limbah," katanya.

Hal serupa juga dikatakan oleh beberapa nelayan lainnya yang ditemui tribun-medan.com di lokasi. Pada nelayan juga tampak kesulitan saat akan memindahkan kapal karena terhambat sampah yang menumpuk.

Para nelayan berharap sampah di Sungai Bederah dapat dibersihkan sehingga tidak lagi menghambat mereka saat akan bekerja. Selain itu, juga menjadikan air Sungai Bederah tidak membuat penyakit bagi nelayan.

"Harapannya kami cuma minta ini dibersihkan lah, karena kalau begini kami terhambat kerja. Terus juga airnya tidak bisa dipakai untuk apa-apa. Warga juga kalau lihat kotor begini dikiranya tempat sampah, kadang mau mereka buang sampah juga ke sini," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved