Nuansa Desa di Kampung Lama, Ada Makanan Tradisional
Yang unik dari tempat satu ini, di sini, travelers tidak menggunakan mata uang rupiah sebagai alat untuk bertransaksi.
Untuk buah-buahan juga tersedia, seperti pisang, beraneka buah lainnya dan juga jus.
Seorang pengunjung, Indah (34) mengatakan bahwa dirinya datang bersama keluarga dan anaknya.
Baca juga: TAMPILAN Kartika Putri yang Jadi Sorotan, Mulai Bibir Tebal yang Dioperasi hingga Alisnya, Cantik ?
"Saya sengaja datang ke sini, bersama anak dan mama. Saya datang untuk menikmati makanan khas tradisional yang sudah sulit ditemukan," ujarnya, Minggu (4/4/2021).
Lanjutnya, makanan di sini rasanya tidak perlu diragukan.
"Mereka menjaga kualitas, tidak asal menjual makanan. Begitu di rasa, kita tahu mana yang original tanpa pemanis buatan. Pokoknya tempat di sini rekomendasi untuk bersantai bersama keluarga," katanya.
Tidak hanya itu, sambung Indah, dirinya juga menikmati nuansa dan harga makanan yang terbilang murah.
"Selain tempat dan nuansa. Harga makanannya bener-bener murah. Pokoknya rekomendasi banget," ungkapnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, tempat ini buka pada akhir pekan saja yakni Sabtu dan Minggu.
Pengunjung yang ramai itu pada hari Minggu sejak pukul 06.00 WIB, sampai pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Dalam Satu Malam, Lima Rumah di Dua Kecamatan yang Ada di Kabupaten Taput Jadi Abu
Lokasi ini juga tidak lama buka, yakni sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.
Pantauan di lokasi, terlihat ramainya pengunjung yang berdatangan.
Meski di tengah pandemi, pengunjung yang datang juga terlihat mematuhi protokol kesehatan.
(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengunjung-padati-lokasi-kuliner-kawan-lama.jpg)