5 Hal Istimewa yang Ada di Wisata Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan
Sejarah singkat wisata Penangkaran Buaya Asam Kumbang milik Lo Tham Muk, berawal dari hobby memelihara hewan reptil
Seiring berjalan waktu, buaya-buayanya semakin besar, kemudian ia pindah ke Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang dan mengembangbiakkan buaya tersebut di tempat seluas 2 hektare.
Baca juga: Mengenal Pultak-pultak, Tanaman yang Miliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
4. Selain Buaya, Ada 3 Ular Python Raksasa
Selain memelihara 2800 ekor buaya, keluarga Lo Tham Muk juga memelihara ular Python berukuran raksasa sepanjang 6-7 meter dengan bobot sekitar 300 Kg.
Selain itu, pemilik Penangkaran Buaya Asam Kumbang ini juga memelihara hewan lainnya seperti monyet, kura-kura, burung bangau, ayam, anjing dan lintah.
5. Ratusan Bangau Putih di Atas Kolam Penangkaran Buaya
Kolam Penangkaran Buaya Asam Kumbang semakin menarik karena dihiasi dengan pemandangan ratusan burung bangau putih di atas kolam penangkaran buaya.
Menurut informasi dari pengelola Penangkaran Buaya Asam Kumbang, suasana sore hingga malam hari penangkaran buaya ini lebih indah, karena adanya suara kicauan burung dan cahaya warna burung bangau yang putih menghiasi kolam buaya.
Tetapi pemandangan ini tentunya tidak dapat dinikmati oleh pengunjung karena waktu kunjungan wisatawan hanya sampai pukul 17.00 WIB.
Jika ingin melihat buaya secara langsung dan lebih dekat, Penangkaran Buaya Asam Kumbang adalah tempat wisata yang sangat cocok untuk anda.
Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
Pada hari libur tempat wisata ini akan lebih ramai dikunjungi, dan biasanya banyak juga wisatawan dari luar kota yang turut berkunjung untuk melihat buaya secara langsung di Penangkaran Buaya Asam Kumbang.
(Cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengunjung-berfoto-di-taman-buaya-asam-kumbang.jpg)