KAPAL Selam KRI Nanggala-402 Kemungkinan Terbawa Arus ke Perairan yang Lebih Dalam Arah Timur

Keterbatasan perangkat atau sarana penyelamatan bawah air juga menjadi hambatan dalam proses pencarian KRI Nanggala-402

Editor: AbdiTumanggor
Facebook
KRI Nanggala-402 

✓ BPPT: Ada kemungkinan kapal selam KRI Nanggala-402 terbawa arus ke arah timur. Ke perairan yang lebih dalam.

✓ Jika sudah 300 meter strukturnya mulai berbunyi dan kollaps. Tangki rusak semua minyak keluar.

✓ Tantangan terbesar, kawasan yang tidak mudah dijangkau oleh kapal-kapal pencari.

✓ Keterbatasan perangkat atau sarana penyelamatan bawah air juga menjadi hambatan dalam proses pencarian.

.

"Jika lebih dari kedalaman 300 meter di bawah permukaan air, maka tangki pemberatnya itu seperti diremas karena ada gaya hidrostatik dari air yang meremas kapal selam. Kalau sampai ada oli dan cairan minyak di permukaan air, ini Indikasi tangki pemberatnya rusak."

------Pakar Kelautan ITS, Wisnu Wardhana MSc., PhD------

 

Analisis Pakar Kelautan ITS Soal Penyebab <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/kri-nanggala-402' title='KRI Nanggala 402'>KRI Nanggala 402</a> Hilang Kontak dan Ceceran Minyak di Laut

Pakar Kelautan ITS, Wisnu Wardhana. (surya/sulvi sofiana/ahmad zaimul haq)

.

TRIBUN-MEDAN.COM - Segala kekuatan dan upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 masih terus dilakukan oleh petugas dan pihak berwenang.

Untuk membantu proses pencarian, TNI AL juga mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau.

Tercatat beberapa negara juga sudah merespons dan siap memberikan bantuan, di antaranya adalah Singapura, Australia, dan India.

Lantas, apa saja tantangan dalam proses pencarian KRI Nanggala-402 ini?

Penjelasan pengamat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved