Breaking News:

Tenggelamnya KRI Nanggala 402

'Bak Diinjak 100 Gajah', Alasan Sulitnya Awak KRI Nanggala 402 Selamat Hingga Pecahnya Paru-paru

Ada sejumlah alasan kenapa awak KRI Nanggala 402 tipis harapan untuk menyelamatkan diri menuju ke permukaan air

Editor: Array A Argus
Tangkapan layar video
Tampilan Video Animasi 3D Tenggelamnya Kapal Selam ARA San Juan tahun 2017 di Laut Atlantik di Kedalaman 907 meter. Bandingkan dengan KRI Nanggala-402 yang diperkirakan tenggelam di kedalaman 850 meter. 

TRIBUN-MEDAN.com,--Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono memastikan bahwa KRI Nanggala 402 tenggelam di kedalaman 850 meter.

Hal itu dapat dilihat dari sejumlah barang yang mengapung di sebuah palung laut berkedalaman 850 meter.

Kuat dugaan, barang-barang itu berasal dari KRI Nanggala 402 yang hilang kontak sejak beberapa hari lalu.

Adapun lokasi temuan serpihan barang itu berada di sekitar dua mil laut, sebelah utara dari titik kapal dilaporkan hilang.

Baca juga: Fakta Tenggelamnya KRI Nanggala 402 dan Sulitnya Proses Evakuasi Hingga Bantuan Empat Negara

Sampai saat ini, banyak pihak yang bertanya-tanya, mungkinkah ke 53 awak kapal selamat.

Kenapa awak kapal tidak keluar saja dari pintu darurat dan semacamnya.

Pertanyaan ini berkutat di kepala sejumlah masyarakat, terkait tragedi memilukan ini.

Namun, ada sejumlah fakta yang sebenarnya sangat sulit untuk diterima.

Bahwa kemungkinan besar ke 53 awak kapal itu kecil harapan untuk selamat. 

KRI Rigel-933 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Senin (18/1/2021). Pernah diterjunkan saat pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182
KRI Rigel-933 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Senin (18/1/2021). Pernah diterjunkan saat pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (Dok Koarmada I)

Pintu yang Rumit

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved