Berbiaya Rp 15 Miliar, Rumah Sakit Milik Pemko Medan Ini Sia-sia tak Bisa Digunakan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C di Medan Labuhan sampai saat ini tak bisa digunakan

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Gedung RSUD Tipe C di Medan Labuhan sia-sia setelah selesai dibangun, Senin (26/4/2021). Dinkes Kota Medan beralasan belum beroperasinya rumah sakit tersebut lantaran tidak ada biaya.(TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C di Medan Labuhan milik Pemko Medan sudah selesai dibangun sejak akhir tahun 2019 silam.

Tapi faktanya, hingga saat ini rumah sakit berbiaya Rp 15 miliar itu belum bisa digunakan.

Tak pelak, warga pun menganggap bahwa rumah sakit yang ada di Jalan KL Yos Sudarso Km 18 Simpang Seruwey, Kelurahan Pekanlabuhan, Kecamatan Medan Labuhan itu cuma jadi hiasan saja.

Baca juga: RSUD Pirngadi Buka Suara Kasus Maling di Ruang Isolasi Covid-19 yang Curi Uang Pasien Rp 700 Ribu

Sejumlah warga yang diwawancarai www.tribun-medan.com mengaku terpaksa berobat ke Kota Medan.

Padahal, jika rumah sakit tipe C itu lekas beroperasi, tentu warga tak perlu jauh-jauh untuk memeriksa kondisi kesehatannya.

Dinas Kesehatan Kota Medan yang dikonfirmasi www.tribun-medan.com lagi-lagi beralasan bahwa belum beroperasinya rumah sakit tersebut lantaran Pemko Medan tak punya uang.

Baca juga: Terkait Kasus Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu, Oknum Polisi Briptu F dan FN Jadi Tersangka

"Itu memang sudah siap bangunan, cuma kendalanya untuk mengisinya, kendalanya dana anggaran," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan, Mardhohar, Senin (26/4/2021).

Dia beralasan, seluruh anggaran saat ini untuk difokuskan untuk menangani pandemi Covid-19.

Tapi di sisi lain, pemerintah justru diduga abai terhadap protokol kesehatan.

Dimana, terjadi ledakan massa tiap akhir pekan di Kesawan City Walk. 

Baca juga: BPJS Kesehatan Lubukpakam Tambah 2 RS Swasta Jadi Mitra, RSUD Pancur Batu Masih Tangani Pasien Umum

"Dana kita sudah recofusing anggaran ke Covid-19. Tapi anggaran apa pihak keuangan yang tahu," kata Mardhohar. 

Ditanya lebih rinci, Mardhohar tidak tahu kapan RSUD Tipe C Medan Labuhan ini akan beroperasi dan aktif memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Begitu juga, terkait rekrut tenaga medis yang belum dilakukan.

Baca juga: Edwin Effendi Dipecat, Wakil Direktur RSUD Pirngadi Diangkat Jadi Plt Kadis Kesehatan Kota Medan

"Kapannya belum tahu. Masih banyak yang belum diisi, sumber daya manusianya, izinnya juga belum. Kendalanya recofusing dan pandemi Covid-19," katanya.

Karena dibiarkan begitu saja sejak selesai dibangun, banyak yang mengkhawatirkan bangunan ini akan rusak.(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved