Lewat Safari Ramadhan, Pemkot Medan Ingin Jalin Hubungan Baik dengan Masyarakat
Melalui Safari Ramadhan, Pemkot Medan ingin menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat.
TRIBUN-MEDAN.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman mengatakan, Safari Ramadhan merupakan salah satu ajang silaturahmi untuk membangun jembatan hati antara Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dengan masyarakat.
Dengan demikian, sebut dia, akan tercipta kolaborasi dan hubungan baik antara Pemkot Medan dan masyarakat guna mewujudkan Medan yang berkah, maju, dan kondusif.
“Melalui program ini, mari kita jalin hubungan silaturahmi yang sudah terjalin baik dengan masyarakat Kota Medan,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Tribun Medan, Jumat (30/4/2021).
Hal tersebut disampaikan Wiriya saat mewakili Wali Kota Bobby Nasution dalam acara Safari Ramadhan ke Masjid Ismail, Jalan Garu III, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Retribusi Mall Center Point Capai Rp 175 Miliar, Pemkot Medan Minta Dukungan KPK dan Kejari
Sebagai informasi, dalam Safari Ramadhan tersebut, Pemkot Medan resmi menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk Masjid Ismail.
Bantuan itu diserahkan oleh Sekda Kota Medan kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Masjid Ismail Daulat Ahmad Siregar, Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang, serta beberapa tokoh masyarakat.
Selain uang tunai, Pemkot Medan juga memberikan santunan dan cendera mata untuk 50 anak yatim serta paket sembako untuk BKM Masjid Ismail.
Tak ketinggalan, Safari Ramadhan di Masjid Ismail juga turut diisi tausiah agama yang disampaikan ustaz Prof Muzakki.
Baca juga: Wali Kota Bobby Paparkan Peran Wartawan Terhadap Keberhasilan Program Pemkot Medan
Dalam sambutannya, Wiriya menjelaskan, saat ini Pemkot Medan berkomitmen memakmurkan masjid melalui program “Masjid Mandiri”.
Pasalnya, lanjut Wiriya, Kota Medan memiliki banyak masjid. Pihaknya ingin masjid memiliki banyak fungsi dan tidak hanya sebagai pusat ibadah.
“Bisa juga menjadi pusat peradaban Islam dan sentral pengembangan ekonomi umat serta pusat pendidikan,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Medan juga berkomitmen untuk menjadikan masjid sebagai tempat mandiri dengan berbagai aktivitas islami di sekitarnya.
Baca juga: Tingkatkan Hubungan Berbagai Bidang, Pemkot Medan dan USU Tandatangani Nota Kesepahaman
“Lewat program ini, kita harus bisa meningkatkan ekonomi jamaah yang kurang mampu, tetapi memiliki kegiatan ekonomi produktif. Caranya dengan mengutamakan jemaah masjid,” tutur Wiriya.
Sebelumnya, Ketua BKM Masjid Ismail Muhammad Nazir mengungkapkan bahwa pihaknya bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkot Medan.
Menurutnya, bantuan itu sangat bermanfaat bagi kemakmuran masjid, terlebih di tengah kondisi renovasi.
“Atas nama jemaah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Sekda yang telah memberikan bantuan kemakmuran. Kami berharap bantuan ini menjadi berkah untuk renovasi masjid yang saat ini sudah berjalan 75 persen,” harapnya.
Baca juga: Terima Hasil Pansus Covid-19, Walkot Bobby Paparkan Kebijakan Pemkot Medan Dalam Penanganan Pandemi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sekda-wiriya-alrahman-dalam-safari-ramadhan-di-masjid-ismail.jpg)