TRIBUNWIKI

Masjid Tajul Madras, Miliki Tradisi Makan Kari Kambing Bersama Saat Ramadan

Biasanya, kari Kambing di Masjid Tajul Madras disajikan dengan nasi dan sambal terasi, dengan tambahan rebusan daun singkong.

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ RECHTIN
Masjid Taj'ul Madras 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tradisi makan bubur sop India dan kari Kambing menjadi tradisi menahun yang dilakukan setiap Bulan Ramadan di Masjid Taj'ul Madras, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Masjid Tajul Madras merupakan Masjid yang didirikan kelompok India muslim di Kelurahan Madras Hulu.

Masjid ini sekaligus representasi keberadaan etnis India muslim di Medan setelah Masjid Ghaudiyah di Jalan Zainul Arifin dan Masjid Jamik di Jalan Taruma.

Ratusan jamaah yang mayoritas merupakan etnis India muslim di Kota Medan menikmati jamuan buka puasa bersama di masjid dengan menu khas India ini setiap tahun.

Masjid Taj'ul Madras
Masjid Taj'ul Madras (TRIBUN MEDAN/ RECHTIN)

Pada hari Jumat di bulan Ramadan, 200 hingga 300 porsi kari Kambing disiapkan untuk para jamaah dan musafir yang singgah untuk menunaikan salat di Masjid Tajul Madras.

Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Taj'ul Madras, Muchlis Wahab mengatakan tradisi ini merupakan tradisi khas yang dilakukan sejak pertama kali masjid direnovasi pada tahun 2005.

Baca juga: Syahrini dan Reino Barack Pulang dari Jepang, Aksi Keduanya saat Foto Bareng Disorot

Tahun ini, tepatnya Ramadan 1442 Hijriah ada sebanyak 120 porsi nasi dengan lauk kari Kambing yang disiapkan untuk berbuka kali ini.

Tahun ini sekaligus menjadi kali pertama tradisi makan kari Kambing bersama dilakukan kembali setelah tahun lalu (2020) ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Kari Kambing menjadi menu khas di Masjid Taj'ul Madras yang dimasak secara turun temurun.

Kari Kambing khas Tajul Madras dimasak langsung oleh keturunan India yang juga warga setempat.

Kari Kambing ini berbeda dengan kari Kambing pada umumnya karena dimasak dengan rempah yang kaya dan daging Kambing yang bertekstur sangat empuk.

Biasanya, kari Kambing di Masjid Tajul Madras disajikan dengan nasi dan sambal terasi, dengan tambahan rebusan daun singkong.

Selain hari Jumat di bulan Ramadan, pada hari-hari lainnya di Bulan Ramadan bubur sop khas India disajikan setiap hari sebagai menu buka puasa di Masjid Taj'ul Madras.

Baca juga: Ternyata Irwan Mussry Tak Mau Jadi Ayah Al, El, dan Dul, Begini Reaksi Maia hingga Soal Uang Jajan

Masakan kari Kambing dan bubur sop India tak hanya sekadar makanan untuk dikonsumsi, namun masyarakat India muslim yang tinggal di sekitar Tajul Madras mempercayai kari Kambing menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi.

"Karena kebetulan ini kampung India, jadi makanannya bisa mewakili masyarakat India muslim di sini. Tapi yang bisa menikmati tidak hanya India muslim saja, semua jamaah masjid bisa ikut makan kari Kambing bersama di sini," ujar Kepala BKM Tajul Madras, Muchlis Wahab.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved