Cerita Seleb
Okie Agustina Takut Dituduh Ngepet, Malam Suka Nyalakan Lilin, Khawatir Tetangga Julid
Isu babi ngepet yang sempat menyeruak hingga polisi turun tangan ikut bikin Okie Agustina gerah.Okie Agustina takut tetangganya julid.
TRIBUN-MEDAN.com - Isu babi ngepet yang sempat menyeruak di Depok bikin heboh.
Polisi sudah turun tangan menangani persoalan tersebut, namun Okie Agustina ikut gerah.
Okie Agustina takut tetangganya julid.
Lantaran isu tersebut sedang viral, Okie Agustina tampak menyinggung soal babi ngepet diunggahan terbarunya.
• Setelah Bobby Nasution, Giliran Gibran Rakabuming Copot Oknum Lurah Pungli
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu warga Depok dihebohkan dengan penangkapan babi ngepet di wilayah Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pada (27/4/2021) lalu.
Isu babi ngepet tersebut berembus ketika Bu Wati (seorang warga Depok) mencurigai tetangganya yang pengangguran namun mempunyai banyak uang.
Komentar Bu Wati itu justru menuai respons masyarakat yang justru balik mencibirnya.
Baca juga: Cerita Morina Sembiring, Mahasiswi yang Diamankan Saat Aksi Peringatan Hari Buruh di Medan
Puncaknya, Bu Wati yang merupakan seorang perantau diusir warga di kampungnya karena telah membuat malu.
Karena hal itu pula membuat sejumlah warga apabila mereka berhasil menangkap babi ngepet dengan cara telanjang bulat.
Bahkan, setelah berhasil menangkap babi itu, warga nekat menyembelihnya karena takut hewan jadi-jadian.
Usut punya usut, kasus babi ngepet di Depok itu hanya kebohongan belaka.
"Semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong," kata Kombes Imran Edwin Siregar, Kapolres Metro Depok, pada Kamis (29/4/2021), yang dikutip dari Kompas.com.
Tersangka Al mengaku, ia bersama 8 temannya merekayasa penangkapan babi hutan yang ternyata dibeli online seharga Rp 900 ribu dengan ongkir Rp 200 ribu.
Pelaku juga membeberkan motif penipuan yang dilakukannya.
• SUDAH BERCERAI, Angel Lelga Punya Alasan Silaturahmi ke Kediaman Rhoma Irama Saat Lebaran
"Tujuan mereka adalah supaya lebih terkenal di kampungnya. Karena ini merupakan salah satu tokohlah sebenarnya. Tapi disebut tokoh juga tidak terlalu terkenal, jadi supaya dia dianggap saja," ungkap Imran.