Breaking News:

Peras Kepala Desa Rp 10 Juta, Polres Asahan Tangkap Oknum Pengacara dan Wartawan

Para pelaku ditangkap karena telah memeras Misgianto untuk membayarkan uang sebesar Rp 10 juta.

HO
OKNUM pengacara dan dua laki-laki ngaku wartawan nekat memeras sejumlah kepala desa di Kabupaten Asahan. Ketiganya ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Asahan.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang oknum pengacara dan dua orang oknum wartawan ditangkap Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Unit Reskrim Polres Asahan. Penyebabnya, karena memeras seorang Kades di Kabupaten Asahan.

Julfan Iskandar(48) warga jalan belibis, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, kota Binjai yang berprofesi sebagai pengacara ini di ketahui memeras Misgianto, Kepala Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan.

Julfan melakukan aksinya bersama dua orang lainnya yang diduga berprofesi sebagai wartawan yakni Gatot Bentoro (45) dan Boiman (41) yang merupakan warga Kabupaten Batubara.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani saat di konfirmasi Tribun-Medan  membenarkan hal tersebut.

Dikatakannya, para pelaku ditangkap karena telah memeras Misgianto untuk membayarkan uang sebesar Rp 10 juta.

Baca juga: Isu Pemerasan Wali Kota Syahrial Rp 1,5 Miliar oleh Penyidik KPK, Begini Kata Sekda Tanjungbalai

"Iya benar, Sabtu (1/5) sekitar jam 11.00 WIB mendapatkan informasi adanya tiga orang yang ingin memeras Kepala Desa Bunut Seberang," ujar Dhani, Senin (3/5/2021).

Katanya, kejadian ini bermula pada bulan April 2021, dimana para pelaku sengaja memasukan surat somasi terkait penyalahgunaan anggaran dana desa tahun 2020.

"Kemudian, para pelaku menghubungi Kepala Desa Bunut Seberang bersama dengan 10 orang kepala desa lainnya di Kecamatan Pulau Bandring. Selanjutnya, ketiganya menakut-nakuti untuk meneruskan temuan tersebut ke kepolisian dan kejaksaan," jelasnya.

Selanjutnya, para pelaku meminta kepada kepala desa untuk menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta.

"Sepakat, Rp 10 juta, namun sementara di panjar Rp 3 juta sebagai tanda bukti jadi," pungkas Dhani.(cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved