Breaking News:

5 Makanan Khas Lebaran yang Sering Disajikan Masyarakat Kota Medan

Tentu untuk menikmati hari kemenangan, dalam tradisi masyarakat di Indonesia selalu dirayakan dengan beberapa hal.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pedagang menyusun manisan buah di Pasar Petisah, Medan, Senin (27/5/2019). Manisan buah yang biasa disajikan pada perayaan Lebaran tersebut dijual Rp35.000 - Rp150.000 per kilogram. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tinggal menghitung hari. Hari raya yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat Islam di seluruh dunia.

Suka cita bakal mengiringi perjalanan umat Islam, yang telah berjuang susah payah untukmenahan lapar dan haus,  melewati Bulan Ramadan selama 30 hari penuh.

Tentu untuk menikmati hari kemenangan, dalam tradisi masyarakat di Indonesia selalu dirayakan dengan beberapa hal.

Baca juga: Harga Emas Antam Landai jelang Lebaran di Posisi Rp 937 Ribu per Gram

Selain hal utama saling bermaaf-maafan, saling berbagi rezeki. 

Ada hal yang paling dinantikan sewaktu berkunjung ke rumah saudara maupun jiran tetangga, yaitu kuliner.

Karena makanan selalu menjadi hal yang dicari dan favorit.

Berikut 5 menu makanan yang identik dengan masyarakat di Kota Medan.

Baca juga: Dapat Pesanan Makanan, Kurir Ini Kaget Antarkan Barang ke Kuburan

1. Lontong

Lontong Medan yang ada di Lontong Malam Insomnia, Jalan Abadi, Kota Medan, Senin (1/6/2020).
Lontong Medan yang ada di Lontong Malam Insomnia, Jalan Abadi, Kota Medan, Senin (1/6/2020). (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)

Lontong adalah makanan khas Indonesia yang berkembang di masyarakat Jawa.  Terbuat dari beras yang dibungkus dalam daun pisang dan dikukus di atas air mendidih selama beberapa jam.

Dalam pengukusan, jika air hampir habis maka harus dituangkan air lagi demikian berulang sampai beberapa kali. 

Halaman
1234
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved