Hari Raya Idul Fitri 2021
Majelis Ulama Indonesia Melarang Takbiran Keliling: Cukup di Masjid Saja Ya
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau warga agar tidak melakukan takbiran keliling.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Randy P.F Hutagaol
MUI Sumut Larang Takbiran Keliling demi Mencegah Klaster Baru Covid-19
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau warga agar tidak melakukan takbiran keliling.
Imbauan itu sejalan dengan instruksi Kementerian Agama melalui Surat Edaran No 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Solat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M disaat pandemi Covid-19.
JANGAN LEWATKAN BERITA DAN VIDEO MENARIK LAINNYA
Sidang Jual Beli Jabatan Memanas, Kepala MAN 3 Akui Uang Ratusan Juta untuk Tutup Kasus di Kejati
Buntut Perseteruan Bobby Nasution vs Edy Rahmayadi, Ternyata Ada 8 Hotel Jadi Lokasi Karantina
PROFIL Bobby Nasution, Wali Kota Medan Sang Putra Eks Dirut PTPN IV, Menantu Presiden Jokowi
PROFIL Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara yang Pernah Menapaki Karier Militer Cemerlang
BOBBY Nasution Membatalkan Hasil Seleksi Lelang Jabatan Eselon II di Masa Akhyar Nasution
Gubernur Edy Semprot Bupati dan Wali Kota soal Daya Serap Anggaran: Kayak Mana Kalian Ini
Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak mengatakan, imbauan itu semata-mata untuk menghindari kerumunan perayaan Idul Fitri supaya tidak menimbulkan kluster baru penularan Covid-19.
"Kita minta jangan melaksanakan takbiran keliling. Karena sudah ada imbauannya. Cukup di masjid saja ya,” ujar Maratua, Rabu (12/5/21).
Dikatakan Maratua, MUI Sumut telah mengeluarkan beberapa imbauan.
Pertama, umat Islam agar mempercepat untuk menunaikan zakat fitrah dan fidyah tanpa harus menunggu malam Idul Fitri.
Dan zakat harta (mall) jika sudah tercapai nisab-nya tanpa harus menunggu haul-nya selama satu tahun penuh.
"Hal ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/maratua-simanjuntak_ketua-mui-sumut.jpg)