Rumah Pemimpin Hamas
Sudah 7 Hari Konflik di Jalur Gaza, Israel Klaim Bom Rumah Pemimpin Hamas
Konflik Israel-Palestina masih terus berlanjut. Kabar terbaru disebut bahwa tentara Israel membom rumah pimpinan Hamas di Gaza.
TRIBUN-MEDAN.com - Konflik Israel-Palestina masih terus berlanjut. Kabar terbaru disebut bahwa tentara Israel membom rumah pimpinan Hamas di Gaza.
Sementara itu, kabarnya Iran ikut membantu Hamas mengembangkan rudal mematikan untuk menyerang Israel dari jarak jauh.
Menurut pejabat intelijen Barat, Iran telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan membantu mengembangkan senjata Hamas, kelompok militan Palestina.
Para pejabat percaya bahwa bantuan teknologi Iran telah menghasilkan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan senjata Hamas untuk menyerang sasaran yang berjarak jauh ke wilayah Israel.
Baca juga: Kenapa Palestina Tak Punya Tentara? Siapa Hamas dan Kenapa Menyerang Israel? Simak Ulasannya di Sini
Senjata Hamas tersebut diperkirakan dibuat di Gaza dengan rancangan Iran, seperti yang dilansir dari The Sun pada Sabtu (15/5/2021).
Hamas secara historis mengandalkan roket Qassam jarak pendek, yang memiliki jangkauan sekitar 6 mil (9,6 km) untuk menyerang Israel.
Namun dalam serangan ke Israel terbaru, Hamas telah menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 25 mil, serta roket M-75 dan J-80 dengan jangkauan yang lebih jauh, yaitu antara 50-60 mil (80,5 km - 96,5 km).
Baca juga: Kondisi Kota Gaza Palestina Memprihatinkan, Iran Bantu Kembangkan Senjata Hamas untuk Lawan Israel
Roket A-120 milik Hamas yang ditembakkan ke Yerusalem (IZZADIN AL-QASSAM BRIGADES)
Komandan senior dari kelompok Hamas diyakini telah melakukan kunjungan rutin ke Iran, di mana mereka telah menjalani pelatihan dalam produksi dan pengoperasian sistem senjata canggih.
Kunjungan tersebut diyakini juga meliputi pemeriksaan fasilitas produksi roket yang dikendalikan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).
Berita tentang bantuan Iran untuk senjata Hamas muncul hanya sehari, setelah pasukan Israel mengubur hidup-hidup pasukan militan Palestina tersebut, dengan menipu mereka menuju lokasi bawah tanah. Kemudian, membombardir jaringan terowongan itu.
Baca juga: FOTO-foto Mencekamnya Palestina selepas Dibombardir Israel, Ratusan Nyawa Melayang
Pemimpin Hamas Ismail Haniya memberikan pidato di Gaza City, pada Selasa (21/8/2018) lalu. (AFP/ANAS BABA)
Serangan Israel ke Rumah Pimpinan Hamas
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berikrar untuk "terus membalas dengan kuat" terhadap serangan roket saat pertikaian melawan Palestina di Gaza memasuki hari ketujuh.
Serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina pada Minggu (16/5/2021) pagi, kata pejabat kesehatan seperti dikutip Serambinews.com ( grup Tribun-Medan.com) dari laman BBC Indonesia.
Sementara itu, kelompok Palestina, Hamas, menembakkan roket ke arah Tel Aviv, menyebabkan orang-orang di sana melarikan diri ke tempat perlindungan.
Baca juga: UNIKNYA Tentara Cantik Israel Tenteng Senjata ke Mall, Anggota IDF Bukan Wanita Sembarang
Komunitas internasional telah menyerukan diakhirinya konflik yang meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-terkini-gaza-oke1.jpg)