Breaking News:

Manisan Khas Binjai, Jadi Primadona Saat Lebaran, Kini Tembus Pasar Nasional

Dijelaskannya, buah-buah yang memiliki rasa asli asam, manis, hingga pedas itu diolah dengan waktu berlainan. 

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Ayu Prasandi
HO
Manisan Binjai yang kini tembus pasar nasional 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI- Mendengar kata manisan yang ada di benak para pecinta kuliner buah yang segar dan rasa manis.

Namun, ternyata tidak semua manisan dibuat dari buah-buahan yang manis.

Baca juga: Bukit Kubu, Lokasi Wisata yang Cocok untuk Tempat Piknik dan Santai Bersama Keluarga

Seperti manis yang dibuat oleh tangan Watawalani Rangkuti (36) warga Jalan H Hasan, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, menjadi pemburuan para pecinta kuliner dan reseller makanan.

Manisan khas Binjai
Manisan khas Binjai (HO)

Pasalnya manisan yang dibuat Wartalani tidak semerta-merta buah-buahan, berbagai bahan sayuran juga turut 'disulapnya' menjadi manisan.

Perempuan yang akrab disapa Lani itu menjelaskan, ada lebih dari 13 jenis buah yang diolahnya menjadi manisan

Baca juga: Dituding Melanggar Moral, Jaksa Dibuang Sebagai Kader PKS

Mulai dari buah pala, asam gelugur, cabai, pare, renda, bunga pepaya, kecapung, jambu hutan, kolang-kaling, tomat, mangga, wortel, dan banyak lagi.

"Lebih lah dari 13 jenis buah. Bahan yang sulit itu buah kecapung, bunga kates karena bunga kates kan cari yang muda," katanya. 

Dijelaskannya, buah-buah yang memiliki rasa asli asam, manis, hingga pedas itu diolah dengan waktu berlainan. 

Ada yang hitungan hari hingga yang dua mingguan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved