Breaking News:

Manisan Khas Binjai, Jadi Primadona Saat Lebaran, Kini Tembus Pasar Nasional

Dijelaskannya, buah-buah yang memiliki rasa asli asam, manis, hingga pedas itu diolah dengan waktu berlainan. 

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Ayu Prasandi
HO
Manisan Binjai yang kini tembus pasar nasional 

Di antara mereka, ada yang datang berulang kali untuk mengambil pesanan manisan dari pemilik rumah, Keramaian itu terjadi setiap hari. 

Satu di antaranya adalah Tari. 

Saat itu, dia terlihat buru-buru setelah membawa beberapa kilogram manisan dari berbagai jenis buah untuk dijual kembali. 

Dia sudah lama menjadi reseller manisan yang dibuat Watawalani Rangkuti. 

"Iya, buru-buru soalnya ini pesanan orang harus cepat diantar. Nanti balik lagi. Rasanya renyah, rapuh. Enak aja itu dimakan," katanya sembari bergegas menuju sepeda motornya. 

Reseller lainnya, Fitrianingsih mengatakan, pada masa lebaran ini biasanya dia hanya bisa menjual paling sedikit 100 kg. 

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Resmi Bergabung Sebagai Grup Teknologi Terbesar di Indonesia

Masa pandemi, menurutnya membawa berkah dengan hasil penjualan yang terus meningkat sejak sebelum ramadan. 

Manisan Binjai
Manisan Binjai (HO)

Orang membeli sebelum lebaran atau di saat ramadhan sebagai bahan tester. 

"Pandemi bisa sampai 250 kg. Tahun ini alhamdulillah biarpun masih pandemi malah meningkat dari reseller karena pengiriman bisa keluar kota, ke Palembang, Pekanbaru, Aceh, Subussalam.

Kemarin sampai ke Jawa TImur, Cilegon. Meningkatnya dari sebelum ramadhan untuk tester. Pucaknya saat sekarang ini, pas mau lebaran 200 persen meningkat," jelas Lani. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved