Breaking News:

News Video

Bupati Toba Poltak Sitorus Buka Suara Soal Bentrok Warga VS PT TPL hingga 5 Warga Terluka Serius

Pasca-bentrokan antara Masyarakat Adat Natumingka VS PT TPL, Bupati Toba Poltak Sitorus berjanji akan mengfasilitasi pertemuan kedua kubu

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com - Pasca-bentrokan antara Masyarakat Adat Natumingka VS PT TPL, Bupati Toba Poltak Sitorus berjanji akan mengfasilitasi pertemuan kedua kubu.

Ia menjadwalkan pertemuan keduanya pada 19 Mei 2021 pukul 14.00 WIB di Kantor Bupati Toba.

"Saya sudah telepon pihak PT TPL untuk mundur, dan mereka sudah mundur," kata Poltak Sitorus, Selasa (18/5/2021). 

"Besok kami panggil mereka. Masyarakat kita panggil dulu. Saya sudah jadwalkan besok supaya datang ke Kantor Bupati. Kita rencanakan pukul 14.00 WIB," tambahnya.

Baca juga: Bentrok Berdarah di Kabupaten Toba, 5 Warga Terluka, Ini Keterangan PT TPL

Baca juga: Besan Menteri Luhut Panjaitan Jadi Korban Luka-luka Kekerasan Pekerja PT TPL

Tribun Medan berhasil memperoleh video detik-detik masyarakat dan karyawan PT TPL saling serang.

Setidaknya lima orang warga mengalami luka serius.

Dikonfirmasi terkait hal ini PT TPL melalui Juanda Panjaitan berdalih pihaknya yang terlebih dahulu diserang saat melakukan kegiatan rutin. 

Ia menuding masyarakat melempari para pekerja TPL dengan batu dan kayu-kayu.

"Kenapa melempari pekerja kita dengan batu dan kayu-kayu. Silakanlah bertanya kepada mereka, apa yang kami lakukan silakan bertanya kepada kami," ujar Juanda Panjaitan saat dikonfirmasi Tribun-Medan.com, Selasa (18/5/2021).

Berbeda dari Juanda,Hengky Manalu dari Aliansi Masyarakat Adat Adat Nusantara (AMAN) Tano Batak mengatakan, upaya kriminalisasi dilakukan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada Masyarakat Adat Natumingka, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved