Breaking News:

Pandemi tak Terkendali, India Kehilangan 50 Dokter dalam Satu Hari karena Infeksi Covid-19

Sebanyak 244 dokter telah meninggal dalam gelombang kedua pandemi Covid-19, menurut statistik dari Indian Medical Association (IMA).

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com – Sebanyak 244 dokter telah meninggal dalam gelombang kedua pandemi Covid-19, menurut statistik dari Indian Medical Association (IMA).

Anas Mujahid, 26 tahun, adalah dokter residen di Rumah Sakit Guru Teg Bahadur, Delhi.

Ini adalah rumah sakit yang mengkhususkan diri dalam merawat orang yang terinfeksi Covid-19.

Mujahid meninggal hanya beberapa jam setelah dipastikan positif Covid-19, menurut NDTV.

Mujahid adalah dokter termuda di antara 244 dokter yang meninggal karena Covid-19 pada gelombang kedua pandemi ini.

Baca juga: Berangkat Dari Keresahan, Jhon Bangun Pengarsipan Buku Lokal Secara Mandiri

Baca juga: Pernah Pesta Narkoba, Bekas Camat Ikut Dilantik Bobby Nasution Jadi Kabid Bakesbangpol

Baca juga: PERHITUNGAN Chelsea, Liverpool dan Leicester Ke Liga Champions, The Blues Lebih Aman

Tahun lalu, 736 dokter India meninggal dalam gelombang pertama infeksi.

Secara total, sejak merebaknya pandemi, India secara permanen kehilangan hamir 1.000 dokter di seluruh negeri.

Seminggu telah berlalu tetapi rekan-rekannya masih tidak percaya bahwa Mujahid telah meninggal begitu cepat.

Mujahid memiliki gejala ringan seperti sakit tenggorokan dan dinyatakan positif Covid-19 setelah tes antigen di rumah sakit.

Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19.
Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19. (eva.vn)

Dalam kasus yang jarang terjadi, Mujahid tiba-tiba pingsan dan meninggal karena pendarahan intrakranial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved