Aksi Bela Palestina di Sumut
Pria Ini Donasikan Yamaha N-Max Untuk Bantu Palestina, Begini Kisahnya
Seorang pria menjadi perhatian massa di sela-sela Aksi Bela Palestina yang diikuti ratusan umat muslim di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (21/5/2021
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Juang Naibaho
Asal kata dan sejarah Palestina
Kata Palestina itu berasal dari kata Yunani, Philistia, yang berasal dari deskripsi penulis Yunani Kuno tentang wilayah tersebut pada abad ke-12 SM.
Dirangkum dari laman History, sepanjang sejarah Palestina, wilayah itu telah diperintah oleh banyak kelompok, termasuk Asyur, Babilonia, Persia, Yunani, Romawi, Arab, Fatimiyah, Turki Seljuk, Tentara Salib, Mesir, dan Mamelukes.
Dari sekitar tahun 1517 hingga 1917, Kekaisaran Ottoman menguasai sebagian besar wilayah itu.
Sejak jatuhnya Kekaisaran Ottoman dalam Perang Dunia I hingga 1948, Palestina yang biasanya mengacu pada wilayah geografis yang terletak di antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan.
Sejak abad ke-20 masyarakat Arab yang berada di wilayah itu dikenal sebagai orang Palestina.
Namun, sebagian wilayah tersebut saat ini sudah menjadi bagian dari Israel.
Sehingga, saat ini Palestina secara teoritis mencakup Tepi Barat (wilayah yang berada di antara Israel dan Yordania modern) dan Jalur Gaza (yang berbatasan dengan Israel dan Mesir modern).
Kendali atas wilayah ini merupakan situasi yang sangat kompleks dan berkembang.
Tidak ada konsensus internasional mengenai perbatasan, dan banyak wilayah yang diklaim oleh Palestina telah diduduki oleh Israel selama bertahun-tahun.
Lebih dari 135 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui bahwa Palestina sebagai negara merdeka, tetapi Israel dan beberapa negara lain, termasuk Amerika Serikat, tidak mengakuinya.
Sejarah Konflik Palestina dan Israel
Ketika Perang Dunia I berakhir pada tahun 1918, Inggris pun menguasai Palestina.
Liga Bangsa-Bangsa mengeluarkan mandat kepada Inggris untuk Palestina, sebuah dokumen yang memberi Inggris kendali administratif atas wilayah tersebut.
Termasuk ketentuan soal mendirikan negara bagi bangsa Yahudi di Palestina yang mulai berlaku pada tahun 1923.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/donasikan-motor-untuk-bantu-palestina.jpg)